Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Perhatikan Lampu MIL Sebelum Starter Mobil - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Sports

Perhatikan Lampu MIL Sebelum Starter Mobil

SOLO, KOMPAS.com – Saat menstarter mobil, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar mobil dapat melaju dengan lancar.

Read More : 78 Tahun Megawati Soekarnoputri: Pejuang Demokrasi dan Politisi Par Excellence

Cara lainnya adalah dengan mendengarkan lampu indikator, seperti lampu indikator malfungsi (MIL), yang biasanya memutar kunci ke posisi “on”.

Lampu indikator ini berfungsi sebagai indikator bahwa sistem mobil sedang memeriksa kondisi komponen, sehingga sebelum menstarter mobil disarankan untuk menunggu hingga lampu MIL padam.

Baca juga: Pentingkah Injak Pedal Gas Saat Mesin Mobil Panas?

Iwan, Pemilik Klinik Otomotif Iwan Motor Honda mengatakan, untuk kendaraan injeksi sebaiknya menunggu hingga lampu indikator malfungsi (MIL) menyala sebelum dihidupkan.

“Pada kendaraan injeksi dan kendaraan dengan sistem komputer, segala sesuatu yang menggunakan perangkat elektronik sudah terprogram,” kata Iwan kepada Kompas.com, baru-baru ini.

Hal ini harus dilakukan karena saat kunci kontak “on” diperlukan waktu 3 hingga 5 detik agar part tersebut dapat direset.

“Pada tahap recovery, bahan bakar dari tangki akan dipompa ke rel bahan bakar, sehingga bahan bakar siap untuk diinjeksikan,” kata Iwan.

Read More : Mandalika Festival of Speed 2024 Round 3, Suguhkan Balapan dan Atraksi Stunt Riders

Baca juga: Pentingnya Pemasangan Sensor Bahan Bakar pada Kendaraan Bagi Perusahaan Logistik

Jika tindakan pencegahan ini tidak dilakukan, kinerja mesin tidak akan bekerja dengan baik dan kerusakan dapat terjadi.

Apa jadinya jika langkah-langkah tersebut tidak dilakukan, dinamo starter akan bekerja keras karena startnya lama, aki juga cepat habis dayanya, kata Iwan.

Bahkan, Iwan menjelaskan, lama kelamaan dapat menyebabkan kegagalan sistem operasi, seperti Engine Control Module (EMC), Transmisi Control Module (TMC), Body Control Module (BCM), Antilock Braking System (ABS). ), dan modul Power Steering (P/S). Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *