Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

IDAI: Orangtua Perlu Ajak Anak Beraktivitas untuk Cegah Penyakit Gula - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

IDAI: Orangtua Perlu Ajak Anak Beraktivitas untuk Cegah Penyakit Gula

KOMPAS.com – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau para orang tua untuk lebih aktif mendorong anaknya aktif secara fisik guna melindunginya dari risiko penyakit akibat terlalu banyak mengonsumsi gula, seperti diabetes.

Read More : Pola Makan Sehat untuk Menjaga Kesehatan Lambung Selama Ramadhan

Anggota Unit Kerja Koordinasi Endokrinologi (UKK) IDAI Prof.

Siska seperti dikutip Antara, Selasa (26/11/2024), mengatakan, “Orang tua harus menjadi teladan, terutama dalam peran mengurangi konsumsi gula.”

Baca juga: Pengobatan Diabetes: Bukan Hanya Gula Darah, Tapi Masalah Lainnya

Menurut Siska, orang tua yang baik harusnya mendorong anak untuk bekerja keras.

Aktivitas fisik yang teratur tidak hanya membantu menjaga kesehatan, namun penting untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Bagi anak usia tiga hingga lima tahun, orang tua bisa mengajaknya bermain lebih aktif, seperti berlari atau bersepeda.

Saat ini, untuk anak-anak berusia antara enam dan 17 tahun, disarankan untuk melakukan aktivitas fisik berat setidaknya 60 menit setiap hari, termasuk latihan aerobik.

“Mayoritas 60 menit atau lebih setiap hari harus mencakup aktivitas seperti berjalan kaki, berlari, atau apa pun yang membuat jantung mereka berdetak lebih cepat. Setidaknya tiga hari dalam seminggu harus mencakup aktivitas yang berat,” tambahnya.

Read More : Dunia Hadapi Kekurangan Oksigen Medis

Selain itu, Siska juga menganjurkan agar anak memperkuat ototnya minimal tiga kali seminggu dengan melakukan olahraga seperti jalan kaki atau lari, dan memperkuat tulang dengan lari atau lari yang dianjurkan dilakukan minimal tiga kali seminggu. Pekan.

Di sisi lain, Siska menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjaga pangan anak di rumah.

Ia mengingatkan mereka untuk mengurangi jumlah makanan manis yang disajikan di rumah agar anak tidak terkena diabetes.

“Sebaiknya ajak anak makan bersama di meja makan dan pilih makanan sehat seperti sayur mayur, buah-buahan dan makanan yang banyak berprotein,” imbuhnya.

Dengan langkah-langkah tersebut diharapkan anak dapat tumbuh sehat, terhindar dari risiko diabetes, dan berkembang secara optimal dalam segala aspek kehidupannya.

Baca juga: Apa Gejala Penderita Masalah Gula Darah? Berikut daftar 12… Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *