Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Belajar dari Sanksi FIFA, Timnas Indonesia Siap Disiplin di Laga Selanjutnya - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Bola

Belajar dari Sanksi FIFA, Timnas Indonesia Siap Disiplin di Laga Selanjutnya

KOMPAS.com – Timnas Indonesia akan belajar dari pengalaman dan bertekad menghindari sanksi FIFA di kemudian hari.

Read More : Indonesia Vs Arab Saudi: Mancini Pergi, Kata STY Elang Hijau Lebih Kuat

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) sekaligus Manajer Timnas Indonesia, Sumarji menyatakan tekadnya untuk menjaga ketertiban dan fokus tim agar tidak mengulangi kesalahan yang berujung pada denda dan larangan bermain bagi beberapa staf pelatih.

FIFA sebelumnya telah menjatuhkan empat sanksi terhadap timnas Indonesia pada laga putaran ketiga Grup C Piala Dunia 2026 kawasan Asia.

Pertama terjadi pada laga melawan Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta September lalu, saat kick-off ditunda. Untungnya FIFA hanya mengeluarkan peringatan.

Baca juga: Amunisi Baru Timnas Indonesia, Kevin Dix Pasti Tampil Lawan Jepang

Namun pada laga berikutnya melawan China Oktober lalu di Xingdao Youth Football Stadium, Indonesia kembali masuk di penghujung babak kedua.

Penundaan ini menyebabkan FIFA mendenda tim nasional sebesar 179 juta real.

Tak berhenti sampai disitu, manajer Sumarji dan Kim Jong-jin, asisten pelatih Shin Tae-yong juga dilarang bermain setelah pertandingan ketat melawan Bahrain di Stadion Nasional Bahrain Oktober lalu.

Sumarji didenda 90 juta rupiah dan dilarang mengikuti tim selama satu pertandingan, sedangkan Kim Jong-jin terpaksa melewatkan empat pertandingan berikutnya dengan denda yang sama.

Baca juga: Indonesia Vs Jepang Tunggu Kebangkitan Timnas Indonesia

Read More : Jadwal Liga Champions Malam Ini: Milan Vs Brugge, Madrid Vs Dortmund

Mantan manajer Bhayangkara FC itu mengaku menyayangkan keputusan tersebut, apalagi ia hanya mempertanyakan apakah pertandingan bisa dilanjutkan saat perpanjangan waktu sedang berlangsung. Namun, dia menerima keputusan FIFA dan mengajukan banding.

Sumardjee menegaskan, kejadian tersebut dijadikan bahan evaluasi bersama pelatih Shin Tae-yong untuk meningkatkan kedisiplinan tim.

Dia berkata: “Saat kami bermain melawan China, kami kalah 2-0 dan kami punya waktu untuk meningkatkan semangat tim untuk menyamakan kedudukan, tapi kami terlambat masuk lapangan. Yang harus Anda ingat adalah bahwa China juga terlambat. punya. “

Baca juga: Alasan Keikutsertaan Rizki Rido Penderita G-AIDS di Timnas Indonesia

Ia menegaskan, ke depannya akan memastikan tim siap di lapangan tepat waktu untuk menghindari sanksi lebih lanjut.

Ia mengatakan, saat ini meski ada sanksi, namun hal tersebut tidak mempengaruhi performa timnas Indonesia jelang laga Jumat (11/11/2024) melawan Jepang dan Arab Saudi Selasa (19/11/2024) ini.

Sumardjee berkata: Saya jamin sanksi ini tidak akan mempengaruhi performa para pemain di lapangan. Dengarkan berita terbaru dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *