Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Tahun Depan, Presiden Ukraina Ingin Akhiri Perang dengan Cara Diplomatik - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Tahun Depan, Presiden Ukraina Ingin Akhiri Perang dengan Cara Diplomatik

KIEV, KOMPAS.com – Tahun depan, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berharap bisa mengakhiri perang dengan Rusia secara diplomatis.

Read More : Pesawat Azerbaijan Airlines Jatuh di Kazakhstan, Puluhan Diduga Tewas

Hal itu diungkapkannya saat diwawancarai salah satu stasiun radio Ukraina, Sabtu (16/11/2024).

“Bagi kami, kami harus melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan perang ini berakhir tahun depan. Kami harus mengakhirinya secara diplomatis,” katanya, menurut AFP. “

Baca selengkapnya: Wanita Rusia dipenjara 8 tahun karena menyerukan eksekusi Putin

Zelensky yakin ini penting. Apalagi saat Donald Trump menjadi presiden Amerika Serikat tahun depan.

Tidak ada negosiasi yang berarti antara Rusia dan Ukraina. Namun masa kepresidenan Trump telah menimbulkan pertanyaan tentang masa depan konflik tersebut.

Apalagi, Trump berulang kali menyatakan akan segera mengakhiri perang.

“Kita harus memahami apa yang diinginkan Rusia,” kata Zelensky.

“Kalian berperang, tapi negara ini tidak menghargai rakyatnya. Peralatannya banyak tapi kami tidak peduli berapa banyak orang yang mati,” jelasnya.

Presiden Vladimir Putin mengatakan dia akan menerima pembicaraan dengan Ukraina hanya jika Kiev menyerahkan wilayah yang dikuasai Ukraina ke Moskow.

Read More : Menhan AS Yakin Pasukan Korea Utara Telah Berada di Rusia

Kremlin mengatakan dia menegaskan kembali tuntutan tersebut dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Olaf. Scholz Jerman pada hari Jumat

Zelensky menyangkal persyaratan Putin

Moskow telah membuat kemajuan yang baik di Ukraina timur sejak musim panas.

Hal ini juga dekat dengan pusat-pusat utama seperti Pokrovsk dan Kurakhov.

Baca selengkapnya: Bank Dunia: Kerugian ekonomi akibat perang di Lebanon melebihi Rp 80 triliun

Namun Zelensky mengatakan pada hari Sabtu bahwa pasukan Rusia menderita kerugian besar. Kemajuan juga melambat di beberapa bidang. Dengarkan berita terkini dan pilihan terbaik kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengunjungi saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *