Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

wegen india

fucan - Your Ultimate Sports Hub

Balaji School of Sports Science - Sri Balaji University, Pune

tradedial

Mizoram Ground Water Authority

Whoogle Expo

Kapal Penangkap Ikan Korea Selatan Tenggelam, 2 WNI yang Jadi ABK Belum Ditemukan - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Lifestyle

Kapal Penangkap Ikan Korea Selatan Tenggelam, 2 WNI yang Jadi ABK Belum Ditemukan

JAKARTA, KOMPAS.com – Kapal nelayan Korea Selatan Geoumseongsusan 135 dilaporkan tenggelam di perairan Jeju, 24 km barat laut Pulau Biyangdo, Jeju, pada Jumat (11 Agustus 2024).

Read More : Harga LSUV Baru Makin Mahal per Januari 2025, Cek Daftarnya

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri RI, Judah Nugraha mengatakan, kejadian tersebut mengakibatkan 11 awak WNI berada di dalam kapal tersebut.

Dua di antaranya belum ditemukan.

Akibat kejadian tersebut, 12 awak kapal, 10 warga negara Korea, dan 2 warga negara Indonesia dilaporkan hilang, ujarnya dalam siaran pers, Jumat.

Baca juga: 1 Orang Tewas, Dua Awak Kapal Ditangkap Akibat Tabrakan Kapal di Palopo

Kapal yang menampung ikan sarden seberat 129 ton itu memiliki 27 awak kapal yang terdiri dari 16 warga negara Korea dan 11 warga negara Indonesia.

Saat ini, kata Yehuda, awak kapal yang ditemukan berjumlah 15 orang dan dua di antaranya meninggal dunia, yakni awak kapal asal Korea.

Sementara itu, 4 awak kapal asal Korea dan 9 awak kapal asal Indonesia dinyatakan selamat dan dirawat di Puskesmas Seobu di Jeju untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Kedua awak kapal WNI yang belum ditemukan itu berinisial YM dan SJU,” kata Judah.

Ia mengatakan, otoritas Korea Selatan masih melakukan penggeledahan intensif sebanyak 3 kali dalam 24 jam.

Baca juga: KBRI Madrid salurkan bantuan kepada WNI terdampak banjir di Valencia

Read More : Hasto Ditahan KPK, Megawati Minta Seluruh Kader Siaga

Timeline kapal nelayan yang membawa WNI tenggelam di Jeju

Penjaga pantai setempat mendapat sinyal bahaya pada Jumat (11/8/2024) sekitar pukul 04.30 waktu setempat.

Sinyal marabahaya datang dari kapal penangkap ikan lain yang terletak di sebelah kapal yang tenggelam.

Direktur Keamanan Penjaga Pantai Jeju Jung Moo-won mengatakan para pejabat telah mengkonfirmasi lokasi kapal yang tenggelam.

Kapal yang membawa 11 WNI itu tenggelam sekitar 22 kilometer barat laut Pulau Jeju.

Tim penyelamat Korea Selatan terhambat angin kencang dan gelombang setinggi 2 meter.

Hingga Jumat pagi, sedikitnya 30 kapal dan 13 pesawat dikerahkan untuk mencari korban selamat. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *