Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

Sering Mimpi Buruk? Bisa Jadi karena Kesepian - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

Sering Mimpi Buruk? Bisa Jadi karena Kesepian

KOMPAS.com – Perasaan kesepian tidak hanya memengaruhi suasana hati, tetapi juga dapat mengganggu tidur Anda dengan cara yang menakutkan. Menurut penelitian terbaru, orang yang kesepian sering kali mengalami mimpi buruk yang hebat.

Read More : Tips Cegah Heat Stroke hingga MERS bagi Calon Haji, Ini Kata Pakar

Diketahui bahwa sekitar 18% orang sering mengalami mimpi buruk. Bagi sebagian orang, mimpi ini sangat menakutkan dan terjadi hampir setiap malam. Kondisi ini tentu menurunkan kualitas tidur.

Menurut penelitian terbaru yang melibatkan 1.600 peserta, kesepian merupakan indikator penting seberapa sering seseorang mengalami mimpi buruk dan betapa menakutkannya bunga tidur.

Tim peneliti yang terdiri dari beberapa universitas di Amerika Serikat ini tertarik untuk mencari tahu mengapa kesepian bisa memicu mimpi buruk saat tidur.

Mereka menggunakan teori yang disebut teori evolusi kesepian, yang menyatakan bahwa perasaan kesepian berkembang sebagai semacam sistem alarm yang memperingatkan kita ketika hubungan sosial kita gagal.

Baca Juga: Menikah Tapi Merasa Kesepian, Apa Alasan dan Solusinya?

Sama seperti rasa sakit fisik yang mendorong kita untuk mencari pengobatan, rasa sakit psikologis akibat kesepian mendorong kita untuk mencari hubungan sosial yang diperlukan untuk bertahan hidup.

“Hubungan interpersonal adalah kebutuhan manusia yang paling mendasar. Jika kebutuhan akan koneksi ini tidak terpenuhi, manusia akan menderita secara fisik, mental dan sosial,” kata Colin Hesse, direktur Sekolah Komunikasi di Oregon State University.

Read More : SP NEWS GLOBAL Waspadai Terapi Stem Cell Palsu, Apa Bedanya?

Ia mengibaratkan rasa kesepian dengan lapar atau lelah, sebuah peringatan bagi manusia bahwa kita kehabisan kalori atau kurang tidur.

Penelitian menunjukkan bahwa ada tiga faktor yang mempengaruhi mimpi buruk: stres, kekhawatiran terus-menerus, dan hiperaktif (hipervigilance).

Kombinasi kewaspadaan berlebihan dan kecemasan mungkin menjelaskan mengapa kesepian dan mimpi buruk sering kali berjalan beriringan. Orang yang kesepian cenderung mengalami keadaan pikiran ini, yang seringkali berujung pada mimpi buruk.

Dampak sering bermimpi tidak hanya mengurangi waktu tidur. Kesepian dan gangguan tidur kini menjadi masalah kesehatan yang perlu diatasi. Para ahli bahkan membandingkan kesepian dengan merokok dalam hal dampaknya terhadap kesehatan.

Baca juga: Hindari aktivitas ini setelah jam 10 malam agar tidur lebih nyenyak dengan pesan langsung di ponsel Anda dan pilihan kami. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *