Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Kata Hyundai Soal Mobil Hybrid Lebih Berisiko Terbakar - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Lifestyle

Kata Hyundai Soal Mobil Hybrid Lebih Berisiko Terbakar

JAKARTA, KOMPAS.com – Baru-baru ini, Wakil Presiden Bidang Penelitian dan Pengembangan Periklindo, Prabowo Kartolexono, mengatakan mobil hybrid lebih berisiko terbakar dibandingkan mobil listrik atau kendaraan listrik (EV).

Read More : Hasil Tengah Babak Liverpool Vs Man United 0-0, Masih Tanpa Gol di Anfield

Berdasarkan data yang disampaikan Prabowo, kemungkinan terjadinya kebakaran pada mobil listrik hanya 25 per 100.000 kendaraan atau 0,025 persen.

Sedangkan mobil konvensional dengan bahan bakar injeksi (ICE) memiliki risiko kebakaran yang jauh lebih tinggi, yaitu 1.529 unit atau 1.529 persen.

Sebaliknya, kendaraan hybrid (HEV/PHEV) memiliki risiko kebakaran paling tinggi. Dari 100.000 kendaraan hybrid, kemungkinan kebakaran mencapai 3.474 atau 3.747 persen.

Baca Juga: Mitsubishi Bahas Tujuan & Promosi GJAW 2024

Akibatnya, risiko kebakaran pada mobil berbahan bakar konvensional 61 kali lebih tinggi dibandingkan mobil listrik. Sementara itu, mobil hybrid 139 kali lebih mungkin terbakar dibandingkan mobil listrik bertenaga baterai.

Prabowo menjelaskan, data tersebut diambil dari kajian dan analisis risiko kendaraan listrik yang dilakukan di luar negeri, salah satunya diambil dari website InsideEVs.

“Jadi ini bukan data yang saya tulis, ini data, fakta, saya tidak mengatakan kendaraan BEV itu sangat aman bukan. Namun dibandingkan dengan mesin pembakaran dalam dan hibrida, mesin tersebut masih terbukti jauh lebih aman,” kata Prabowo pada diskusi baru-baru ini bertajuk “Revolusi Keselamatan Kendaraan Listrik di Indonesia: Solusi Cracking dengan Inovasi” yang diselenggarakan oleh PT Famindo Alfa Spektrum Teknologi (FAST).

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), salah satu produsen penggerak roda dengan produk hybrid pun turut merespons situasi tersebut. Menurut Direktur Operasional HMID Franciscus Soergiopranoto, setiap kendaraan yang dijual harus lolos uji memenuhi standar keselamatan dan keamanan.

Read More : Rapat Penetapan Prolegnas Akan Dilaksanakan pada November 2024

“Dari segi keselamatan, tidak mungkin menjual kendaraan berbahan bakar internal (bensin), hybrid, dan listrik jika ada risiko kebakaran seperti itu. Perancis mengatakan: “Tentu saja, setiap produsen memiliki perlindungan dan keamanan.”

Baca juga: Cara meredam getaran pada setang motor matic

Jadi kalau ada korsleting langsung putus semuanya. Mau EV atau hybrid, di mobil tidak ada listrik, keselamatannya sama, lanjutnya.

France melanjutkan dengan mengatakan apa sebenarnya masalahnya jika sistem kelistrikan mobil diganti. Hal ini merupakan potensi besar bagi kendaraan untuk terbakar, baik itu berbahan bakar bensin, listrik, atau hibrida.

“Misalnya tiup klakson lebih keras atau berikan storbo. Hal ini akan mengekspos kawat atau kabel sehingga dapat terjadi korsleting. “Seandainya semua produsen mau memberikan kontrol kualitas,” kata France. Kami akan terus memberi Anda informasi terkini dan berita pilihan kami. Dengarkan di ponsel Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasinya.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *