Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

PSSI Ingin Wasit Indonesia Bertugas di Piala Dunia 2030 - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Bola

PSSI Ingin Wasit Indonesia Bertugas di Piala Dunia 2030

KOMPAS.com – PSSI berencana mengirimkan wasit ke Indonesia untuk memimpin pertandingan Piala Dunia 2030. 

Read More : Hasil PSIS vs Persebaya 0-1, Bajul Ijo Memimpin Puncak Klasemen

Hal itu disampaikan Wakil Presiden PSSI Ratu Tisha Destria.

“Bukan tidak mungkin dalam sepuluh tahun ke depan kita bisa mengidentifikasi talenta-talenta dan terus melatihnya dengan metode berkelanjutan yang dirancang PSSI,” kata Ratu Tisha dilansir laman PSSI, Selasa (5/11/2024). 

PSSI telah mengatur jenjang karir auditor mulai dari level C3 di tingkat bawah, hingga C2 bertugas di tingkat provinsi dan level C1.

PSSI berupaya merekrut pembalap C3 yang berusia di bawah 22 tahun.

“Kita melihat adanya peningkatan karir para pembalap pada usia 40 hingga 42 tahun, sehingga dengan mempersiapkan diri sejak usia muda maka mereka akan memperoleh kedewasaan, pengetahuan dan kondisi fisik yang baik ketika mencapai usia tersebut,” kata Tisha. 

Baca Juga: Persib Jadi ‘Badut’ Asia, Bojan Hodak Tanggapi

Read More : Mendorong Pertumbuhan Fasilitas Olahraga Berkelanjutan

Fariq Hitaba, instruktur teknis pelatihan, mengatakan pelatihan ini mencakup pembahasan Laws of the Game (LOTG), Video Assistant Referee (VAR), latihan lapangan, insiden offside, dan manajemen permainan.

Fariq menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelatih wasit melalui tes trivia, tes video, dan presentasi.

“Dari tahun lalu, kami memulai proyek ini dengan tujuan yang jelas, membangun landasan bagi pembalap Indonesia yang bisa memimpin pentas dunia,” kata Ratu Tisha.

Indonesia memiliki sejumlah pemain berlisensi FIFA seperti Thoriq Alkatiri, Yudi Nurcahya, dan Saputra Ryan Randa. Dengarkan berita terbaru dan pilihan berita kami di perangkat seluler Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk bergabung dengan Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *