Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

dagelan4d

dagelan4dКомплексные поставки промышленного сырья

Headphone Vs Earphone, Mana yang Lebih Aman Digunakan?  - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Tekno

Headphone Vs Earphone, Mana yang Lebih Aman Digunakan? 

 

Read More : Arti Kata “Sus”, Istilah Slang yang Kerap Digunakan di Media Sosial

 

KOMPAS.com – Saat ini headphone dan earphone merupakan perangkat audio yang tidak bisa dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Baik untuk mendengarkan musik, menonton video, dan bekerja. 

Namun masih banyak orang yang bertanya-tanya, sebenarnya mana yang lebih aman digunakan untuk kesehatan pendengaran?

Perdebatan ini kerap muncul karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, terutama dari segi kenyamanan dan dampaknya pada telinga. Jadi mana yang lebih aman? Selengkapnya, berikut ulasannya. 

Baca juga: Apakah Bluetooth di TWS atau Headphone Berisiko Bagi Otak? Berikut penjelasannya: Risiko terhadap kesehatan pendengaran

Baik earphone maupun headphone dapat mengeluarkan suara yang cukup keras hingga menyebabkan gangguan pendengaran akibat kebisingan (NIHL), atau kerusakan pendengaran akibat paparan kebisingan.

Kebisingan di atas 70 dB yang terdengar terus menerus dalam jangka waktu lama berpotensi merusak pendengaran, sedangkan kebisingan di atas 85 dB dapat menimbulkan risiko yang lebih serius.

Headphone, karena mengirimkan suara langsung ke saluran telinga, cenderung lebih mudah meningkatkan volume ke tingkat berbahaya dibandingkan headphone. Hal ini menempatkan headphone pada risiko tinggi kerusakan pendengaran. Isolasi kebisingan dan tekanan

Headphone, terutama model over-the-ear dengan fitur peredam bising, menawarkan isolasi suara yang lebih baik, sehingga pengguna tidak perlu menaikkan volume terlalu tinggi untuk mendengar dengan jelas.

Sebaliknya, headphone yang kurang mampu memblokir kebisingan eksternal sering kali memaksa penggunanya untuk menaikkan volume, sehingga dapat meningkatkan risiko paparan kebisingan berlebihan. Tentang kesehatan

Read More : Penggunaan HP Bisa Merusak Kualitas Sperma, Benarkah Demikian?

Akumulasi kotoran telinga

Headphone yang diletakkan langsung di liang telinga dapat mendorong kotoran telinga lebih dalam.  Hal ini kemungkinan besar menyebabkan penyumbatan, infeksi, atau iritasi.

Sebaliknya, headphone yang menutupi seluruh telinga tidak berdampak langsung pada saluran telinga, sehingga kecil kemungkinannya menimbulkan masalah kesehatan.

Risiko infeksi

Penggunaan headphone yang tidak rutin dibersihkan dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri yang kemudian dapat menyebabkan infeksi telinga. Dalam hal ini headphone lebih aman karena tidak bersentuhan langsung dengan bagian dalam telinga. Kenyamanan dan portabilitas

Tingkat kenyamanan

Headphone lebih nyaman untuk penggunaan jangka panjang karena desainnya yang empuk sehingga mengurangi tekanan pada telinga.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *