Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

Aakriti Infraa Solutions

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

Erura

dagelan4d

Mystic Sea Brewing

Korlantas Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Libur Nataru - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

Korlantas Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Libur Nataru

JAKARTA, KOMPAS.com – Banyak orang yang merencanakan liburan akhir tahun. Mengantisipasi kemacetan lalu lintas, Korps Lalu Lintas Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Read More : Awas Macet, Ini Puncak Arus Libur Natal dan Tahun Baru

Irjen Kakorlantas Polri Pol Aan Suhanan mengatakan, ada peluang pergerakan masyarakat Indonesia di negara berpenduduk 110,6 juta jiwa itu.

Baca juga: Korlantas prediksi 110 juta orang akan bepergian saat libur Natal

Organisasi antarprovinsi sebesar 19,84 persen, kemudian organisasi intraprovinsi sebesar 19,46 persen. Organisasi ini meningkat sebesar 2,82 persen, kata Aan, dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi III (RDP) DPR RI dan Korlantas Polri, Sena baru-baru ini.

Aan juga mengatakan, 36,7 persen masyarakat akan menggunakan mobil pribadi dan 17,71 persen menggunakan sepeda motor. Selebihnya menggunakan angkutan umum, baik bus, kereta api, atau pesawat.

“Kami juga sampaikan 29 persen, Jakarta ke Jagorawi 23 persen, Jakarta ke Cikampek 48 persen, Cikampek ke Cipali 5 persen 52, dan dari kilometer 66 ke Dola Purbalenyi. . sekitar 23 persen,” kata Aan.

Baca Juga: Sambut Libur Natal, Kemenhub Tawarkan Angkutan Sepeda Motor Gratis

“Ini rambu-rambu bagi kita untuk melakukan rekayasa lalu lintas, dengan menghitung atau memperkirakan pergerakan kendaraan yang akan menuju arah barat, Sumatera, timur, lalu selatan,” ujarnya.

Aan mengatakan, data ini akan menjadi acuan Korlantas Polri dalam menerapkan metode operasional dan rekayasa lalu lintas nantinya.

Read More : NEWS INDONESIA Ketahui Tanda-Tanda Kampas Kopling Ganda Motor Matik Mulai Menipis

“Sekarang hasil survei tol, ekspektasi lalu lintas dari Jakarta, dari Jakarta ke Cikampek sebesar 47 persen, dari Jakarta ke barat 29,4 persen, dari Jakarta ke selatan dan 23 persen, padahal lalu lintas dari Cikampek di sisi timur. 51,7 persen, dan Cikampek ke Bandung 23 persen,” kata Aan.

Aan mengatakan, penting untuk mengetahui V/CR (rasio volume lalu lintas), terutama pada ruas jalan tertentu. Menurut dia, ada beberapa lajur di Tol Jakarta-Cikampek, tepatnya dari KM 48 hingga KM 60, kemudian KM 60 hingga KM 72.

“Kami menilai V/CR saja tidak cukup. Kalau tidak diintervensi, akan terjadi perlambatan yang berujung pada kemacetan,” kata Aan.

“Oleh karena itu, ini yang menjadi acuan kita untuk menerapkan contraflow, pembatasan angkutan kargo, atau cara lainnya nanti. Kita lihat di slide, ada beberapa ruas yang V/CR-nya ada di kelompok. Artinya kita harus turun tangan. , dan setelah kami “menghentikan pembatasan pengangkutan barang, tingkat kapasitas menjadi sangat moderat,” katanya.

Namun perlu diingat bahwa rekayasa lalu lintas bersifat subjektif. Artinya hanya akan digunakan bila diperlukan. Dengarkan berita terbaik dan pilihan berita kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk bergabung dengan Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *