Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Curahan Hati Pelatih Tenis Meja di IPL: Ingin Dualisme PTMSI Berakhir - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Sports

Curahan Hati Pelatih Tenis Meja di IPL: Ingin Dualisme PTMSI Berakhir

KOMPAS.com – Pelatih Arwana Jaya Asif Rahman Bermana yakin dualitas kepemimpinan di Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) akan segera berakhir. 

Read More : CSIS Harap Komitmen Prabowo Berantas Korupsi Diikuti Penguatan KPK

Hal itu diumumkan pada Grand Final Liga Tenis Meja Indonesia (IPL) Season 1 di GBK Arena, Minggu (22/12/2024). 

Menurutnya, dualisme ini hanya akan merugikan atlet dan pelatih. 

“Kami ingin dualisme ini segera diselesaikan karena dualisme ini sudah berlangsung 12 tahun, sangat merugikan atlet, pelatih, dan pelatih di Indonesia,” kata Acef kepada media. 

“Jadi, saya berharap pemerintah bisa memberikan solusi yang terbaik. Agar dualisme ini bisa cepat dan cepat terselesaikan,” ujarnya.

Baca Juga: China mendominasi tenis meja Olimpiade dengan 3 emas dan 1 perak

Meski ada dualisme kepemimpinan, Acief mengaku tidak bias. 

Dengan sikap itu, ia tak ingin menghalangi para atlet yang hendak mengikuti kejuaraan. 

“Untuk saat ini kami belum memikirkan dualisme. Artinya, khusus di klub kami, kompetisi apa pun, kami akan berpartisipasi di mana pun,” kata Asif. 

Read More : Mengintip Huawei MatePad Pro 12.2 Tandem OLED, Apa Istimewanya?

“Kalau kita harus ikut salah satu pihak dalam dualisme ini, yang kalah adalah atletnya. Karena kalau kita di pihak lain, pihak lain tidak bisa ikut,” ujarnya. 

Miris sekali kita sebagai pemain dan pelatih tenis meja Indonesia. Sudah 12-13 tahun tidak kunjung terselesaikan, kata pelatih Arwana Jaya. 

Baca Juga: Kisah Atlet Tenis Meja Berusia 58 Tahun Zheng Jing yang Akan Debut di Olimpiade Paris 2024

Tim Arwana Jaya Putri mengalahkan Onik Sport di Grand Final Liga Pingpong Indonesia (IPL) Season 1. Arwana Jaya menang 3-1 melawan Onik. 

Detail Pertandingan Beregu Wanita Arwana Jaya vs Onik Sport Mira vs Aisya (3-2) Desi vs Almyra (3-0) Desi/Gustin vs Aisya/Almyra (1-3) Meera vs Almyra (3-1) Saksikan Berita Terkini di perangkat Anda telepon Berita terkini pilihan kami secara langsung. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *