Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

Aakriti Infraa Solutions

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

Erura

dagelan4d

Mystic Sea Brewing

Refleksi 2 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Keadilan yang Masih Jadi Tanya untuk 135 Korban - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Bola

Refleksi 2 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Keadilan yang Masih Jadi Tanya untuk 135 Korban

KOMPAS.com – Dua tahun berlalu sejak tragedi Kanjuruhan yang memakan 135 korban jiwa dalam sejarah kelam sepak bola Indonesia. Namun keadilan bagi korban masih menjadi tanda tanya besar. 

Read More : Kepemimpinan dalam Transformasi Olahraga Nasional

Dua tahun pasca tragedi 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, keadilan masih jauh bagi keluarga korban.

Meski perhatian masyarakat terhadap tragedi ini mulai berkurang, namun perjuangan pihak yang kalah tidak boleh berhenti.

Komentator olahraga Anton Sanjoyo mengungkapkan kekecewaannya terhadap penanganan tragedi Kanjuruhan.

Menurutnya, tragedi ini belum menemukan solusi yang adil, apalagi karena belum adanya kemauan politik yang kuat untuk mengusut tragedi tersebut secara mendalam.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Dua Tahun Berlalu, Arema FC dan Aremania Gelar Tahlil untuk 135 Korban

Ia menduga sejak awal ada kecenderungan untuk melindungi PSSI daripada fokus pada hak-hak korban.

Anton Sanjoyo kepada Kompas.com, Selasa (24/09/2024) “Sejak Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 saat itu, PSSI sangat protektif agar tidak terkena sanksi.”

Ia mengatakan, sikap tersebut memberikan sinyal buruk tentang keadilan bagi korban dan keluarga yang ditinggalkan.

Tragedi Kanjuruhan terjadi pada 1 Oktober 2022, Sabtu kemarin (10/10/2022) usai laga pekan ke-13 Liga 1 2022-2023 2022-2023 antara Arema FC kontra Persebaya di Stadion Kepanjen, Kanjuruhan.

Read More : Kata-kata Kiper Vietnam Usai Kalahkan Indonesia di Piala AFF 2024

Kepanikan pun terjadi ketika aparat keamanan menembakkan gas air mata ke tribun penonton. Hal ini menyebabkan penonton berkumpul, mengakibatkan banyak kematian.

Banyak pihak menuding tindakan yang mereka anggap sebagai tindakan nekat yang dilakukan aparat keamanan dan manajemen.

Namun hingga saat ini penyelesaian tragedi Kanjur Khan masih belum memuaskan penonton.

Baca Juga: Petugas Keamanan FIFA untuk Suporter Tanpa Tiket di GBK: Ingat Kanjuruhan

Anton Sanjoyo mengklaim kasus yang seharusnya memakan korban 135 jiwa itu ditangani “sewenang-wenang” tanpa memperhatikan keadilan.

“Ini hukumannya, menurut saya tidak ada keadilan,” kata pria berkacamata itu.

Dua tahun telah berlalu, jawabnya pesimis. Namun, dia menegaskan tragedi ini tidak boleh dilupakan.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *