Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Riza Patria: Wacana Gubernur Dipilih DPRD Sudah Lama Dibahas - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Lifestyle

Riza Patria: Wacana Gubernur Dipilih DPRD Sudah Lama Dibahas

JAKARTA, KOMPAS.com – Politisi Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan pengembalian pemilihan pimpinan daerah melalui Dewan Partai Rakyat (DPRD) sudah lama dibicarakan.

Read More : NEWS INDONESIA Seperti Apa Sabuk Pengaman yang Baik untuk Baby Car Seat?

Menurut dia, pembahasan proses pemilihan kepala daerah akan terus dilakukan hingga ditemukan cara terbaik.

“Iya, pembicaraan DPRD memilih gubernur sudah lama. Jadi, dalam sejarah negara ini, pemimpin daerah itu diangkat oleh presiden, dipilih oleh DPRD, ketika rakyat memilih langsung, seperti sekarang. ,” kata Riza di Jakarta International Expo, Sabtu (14/12). )./2024).

Wakil Menteri Urusan Pedesaan mengatakan bahwa biaya pemilu lokal di kalangan masyarakat sangat besar.

Baca juga: Tanggapan Pramon Anung-Rano Karno Terhadap Review Sistem Pilkada

Padahal, menurut Riza, ada kebutuhan sosial yang harus dipenuhi seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pangan. 

“Anggaran pilkada sangat besar, dan jika diarahkan ke proyek lain akan bermanfaat bagi rakyat,” kata Wakil Gubernur Jakarta itu.

Riza menilai pembangunan demokrasi harus diimbangi dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Ia juga mencontohkan banyak negara yang menerapkan sistem hybrid, dimana sebagian pemimpin daerah dipilih oleh DPRD, sedangkan sebagian lainnya dipilih melalui pemungutan suara langsung.

Baca juga: Golkar Dukung Asesmen Pilkada, Buka Peluang Pilih Kepala Daerah DPRD

Read More : Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran, KAI Pastikan Pasokan BBM Aman dan Tepat Waktu

Jadi pilihannya banyak, seperti di banyak negara. Ada gubernur, anggota dewan, wali kota, ada yang di negara yang sama dipilih DPRD, ada pula yang dipilih langsung, kata Riza.

Riza juga menyinggung besarnya anggaran pilkada yang menurutnya bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pangan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menganggap sistem pemilu daerah di Indonesia mahal.

Menurutnya, uang puluhan miliar itu dihasilkan hanya dalam 1-2 hari saat pemilukada.

“Berapa puluhan miliar yang dikeluarkan dalam 1-2 hari dari negara dan tokoh politik terkait, bukan?” – kata Prabova pada acara HUT ke-60 Partai Golkar (HUT) di Sentul, Bagor, Kamis malam (12/12/2024).

Ia membandingkan sistem tersebut dengan negara tetangga lain seperti Malaysia, Singapura, dan India yang menurutnya lebih baik karena pemimpin lokal tidak dipilih oleh rakyat.

“Malaysia, Singapura, India, mereka memilih anggota DPRD, DPRD memilih gubernur dan bupati. Efektif tanpa mengeluarkan uang, efektif,” kata Prabova. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk bergabung dengan saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *