Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Penyakit Salmonellosis: Penyebab, Gejala, dan Pencegahannya - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

Penyakit Salmonellosis: Penyebab, Gejala, dan Pencegahannya

KOMPAS.com- Salmonellosis merupakan penyakit menular (zoonosis) yang menyerang sistem pencernaan, khususnya saluran usus pada manusia dan hewan.

Read More : Menanti 20 Tahun, Wanita Ini Melahirkan di Usia 47 Tahun, Dokter Bagikan Kisahnya

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri salmonella dan biasanya ditularkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi atau melalui serangga seperti lalat.

Penyakit ini menyebabkan gejala diare dan, dalam kasus yang parah, dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk kematian.

Intensitas respon terhadap infeksi bakteri Salmonella dapat berkisar antara 7 hingga 36 jam dan 2 hingga 7 hari.

Baca juga: Mengenal Jenis Penyakit Menular yang Disebabkan Bakteri Salmonella

Berbagai sumber melaporkan bahwa manusia dan hewan dapat membawa bakteri salmonella di usus dan fesesnya. Bakteri ini sering menyebar melalui makanan yang terkontaminasi.

Sumber makanan umum yang dapat menyebabkan infeksi salmonella meliputi:

– Daging mentah dan setengah matang, seperti ayam, kalkun, bebek, sapi, sapi, dan babi.

– Buah atau sayuran mentah.

– Susu murni dan produk susu lainnya, seperti keju lunak, es krim, dan yogurt.

Read More : Apa Tanda-tanda Penyumbatan Pembuluh Darah di Leher dan Otak? Ini Penjelasannya…

– Telur matang atau kurang matang.

– Makanan olahan seperti nugget ayam dan selai kacang.

Orang juga dapat terinfeksi salmonella langsung dari:

– Kebiasaan mencuci tangan Anda, jika tidak mencuci tangan dengan benar setelah menggunakan toilet atau mengganti popok, bakteri ini bisa menyebar.

Hewan peliharaan: Anjing, kucing, burung, dan reptil dapat membawa bakteri salmonella.

Baca juga: Infeksi Salmonella: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati dan Mencegah Gejala

Gejala infeksi salmonella biasanya muncul 7 hingga 36 jam setelah terpapar bakteri dan dapat berlangsung 2 hingga 7 hari.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *