Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Mau Beli Isuzu Panther Lawas, Cek Komponen Ini - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

Mau Beli Isuzu Panther Lawas, Cek Komponen Ini

JAKARTA, KOMPAS.com – Sejak tahun 1990-an, Isuzu Panther menjadi salah satu kendaraan serba guna (MPV) yang banyak diminati konsumen mobil. Bahkan saat ini, masih cukup banyak populasi yang berada di jalan.

Read More : Kinerja Keuangan 2024 Solid, Core Profit Jasa Marga Tembus Rp 3,7 Triliun

Harga unit Panther bekas berkisar Rp 30 jutaan hingga Rp 100 jutaan.

Buat kamu yang ingin melamar Panther lawas, ada baiknya kamu menyimak beberapa bahan berikut ini agar tidak merugi nantinya.

Mustar, pemilik Bengkel MStar di Bekasi, Jawa Barat, mengatakan ada beberapa komponen yang harus dicermati calon konsumen sebelum meminta Panther bekas. Pengecekan komponen ini relatif sederhana dan dapat dilakukan oleh orang awam.

Baca juga: Cara menghitung volume oli sepeda motor matic yang benar

“Dicek kebocoran mesinnya atau tidak, yang penting mesin (blok) kering dan tidak ada bunyi berderak. Otomatis manual pun sama. Yang penting olinya tidak bocor, karena tidak semua orang paham tentang mobil, tapi kalau ada kebocoran minimal mereka tahu,” kata Mustar kepada Kompas.com (10/2024).

Lanjut Mustar, Konsumen yang ingin membeli Panther bertransmisi otomatis harus melakukan test drive karena mobil Panther bertransmisi otomatis memiliki traksi yang lemah.

Read More : Mensesneg Ungkap Alasan Prabowo Tak Ubah Nama Capim KPK yang Dikirim Jokowi

“Orang yang bertransmisi matic, sebelum membeli mobil, sebaiknya test drive dulu apakah bisa melaju lebih cepat dari 100 km/jam atau tidak. Gara-gara penyakit ini, Panther mati, tidak bisa lari,” kata Mustar.

Baca juga: Sepeda Motor Terus Dominasi Kecelakaan Lalu Lintas di Indonesia

Namun menurut Mustar, Panther secara umum merupakan mobil diesel paling awet, asal dirawat dengan baik oleh pemiliknya. Dengarkan berita dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *