Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Apa Perbedaan Merawat Mobil Hybrid dan Mobil ICE? - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Property

Apa Perbedaan Merawat Mobil Hybrid dan Mobil ICE?

JAKARTA, KOMPAS.com – Dibandingkan mobil bermesin hybrid konvensional (ICE), mobil hybrid kini lebih banyak peminatnya karena konsumsi bahan bakarnya yang lebih baik.

Read More : Dukung Program 3 Juta Rumah, Pameran Properti Digelar di Banten

Namun bagi sebagian pemilik, perawatan mobil hybrid masih menjadi pertanyaan. Apakah perawatannya sama atau lebih ribet dibandingkan mobil ICE?

Menurut Indira Kurnivan, pemilik Quick Service Workshop, perawatan mobil hybrid pada dasarnya tidak ada bedanya dengan mobil ICE, apalagi jika menyangkut interval servis rutin.

Baca Juga: Yamaha Aerox Alpha Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp 29,9 Jutaan

Indra kepada Kompas.com, Rabu, mengatakan, “Perawatan kendaraan hybrid terus dilakukan hingga 10.000 km atau 6 bulan, sama dengan kendaraan ICE. Oli mesin dan filter oli harus diganti secara berkala untuk menjaga performa mesin. (19/12/2024).

Namun, ada beberapa perbedaan yang perlu dipertimbangkan antara kendaraan hybrid. Salah satunya adalah jenis oli yang digunakan. Kendaraan hibrida biasanya memerlukan oli dengan kadar tertentu, seperti 0W-20, untuk memastikan mesin bekerja secara efisien dan di bawah beban.

Indra mengatakan, “Oli mesin untuk kendaraan hybrid lebih ringan dan meningkatkan penghematan bahan bakar. “Jika salah menggunakan oli, performa mesin akan menurun.”

Lebih lanjut Indra menjelaskan, komponen yang perlu diperhatikan lebih serius pada kendaraan hybrid adalah baterai HV (high voltase battery). Bagian ini biasanya baru memerlukan perhatian khusus setelah 5 hingga 8 tahun pemakaian, tergantung kondisi penggunaan dan perawatannya.

Read More : Paramount Tawarkan Diskon Harga Properti hingga Rp 200 Juta

“Setelah baterai HV berumur lebih dari lima tahun, sebaiknya dilakukan pengecekan kondisi baterai agar tidak terjadi penurunan performa yang signifikan,” kata Indra.

Meski begitu, Indra menegaskan pemilik mobil hybrid tidak perlu khawatir. Dengan perawatan harian yang tepat, kendaraan hybrid dapat bekerja maksimal dan tidak memerlukan biaya perawatan yang lebih mahal dibandingkan kendaraan ICE.

Baca Juga: Honda Beat Masih AHM Motor Terlaris Tahun 2024

“Perawatan mobil hybrid sebenarnya cukup sederhana,” ujarnya. “Jika Anda mengikuti jadwal servis dan memperhatikan komponen khusus seperti aki HV, mobil Anda akan bertahan lama.”

Dengan memahami perbedaan tersebut, pemilik mobil hybrid dapat menjaga kondisi kendaraannya tetap prima. Dengarkan berita langsung dan pembaruan di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda Kompas.com Saluran WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *