Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

SP NEWS GLOBAL Twit Elon Musk yang Sudah Dihapus Bikin Geram Gedung Putih - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Tekno

SP NEWS GLOBAL Twit Elon Musk yang Sudah Dihapus Bikin Geram Gedung Putih

KOMPAS.com – Elon Musk, CEO SpaceX dan Tesla, kerap mengunggah pesan kontroversial di akun perusahaan media sosialnya, X (Twitter).

Read More : Tiga Tim Indonesia Berlaga di Turnamen Dunia “Free Fire” FFWS Global Finals 2024

Baru-baru ini, unggahannya di akun @elonmusk yang menampilkan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Wakil Presiden AS Kamala Harris membuat marah Istana Kepresidenan AS alias Gedung Putih. 

Tweet yang membuat marah Gedung Putih tampaknya telah dihapus oleh Elon Musk. Namun, pengguna X dengan akun @PhenomenalPoto mengambil tangkapan layar postingan tersebut sebelum menghapusnya. 

Dalam unggahan @PhenomenalPoto, Elon Musk terlihat menanggapi pertanyaan pengguna X (@cb_doge) yang berbunyi “Mengapa mereka ingin membunuh Donald Trump?”.

Seperti diketahui, Donald Trump ditembak di West Palm Beach, Florida, AS pada Minggu (15/9/2024). Upaya pembunuhan itu terjadi saat Trump sedang bermain golf. Sebelumnya, Trump juga menjadi sasaran penembakan kampanye di AS sekitar Juli lalu. 

“Dan tidak ada seorang pun yang mencoba membunuh Joe Biden/Kamala Harris,” jawab Musk ketika seseorang menambahkan emotikon.

Terkait unggahan tersebut, Gedung Putih mengeluarkan pernyataan resmi bahwa apa yang diunggah Elon Musk merupakan postingan yang tidak bertanggung jawab. 

“Kekerasan harus dikutuk, bukan dipromosikan atau diejek. Retorika seperti itu adalah postingan yang tidak bertanggung jawab,” demikian pernyataan Gedung Putih, seperti dilansir KompasTekno dari TheGuardian pada Selasa (17/9/2024).

Gedung Putih menambahkan, seharusnya tidak ada tempat bagi kekerasan politik atau kekerasan apa pun di negara kita. 

Read More : Uni Eropa Mulai Wajibkan Semua Gadget Gunakan USB-C, Laptop Berlaku 2026

Baca Juga: Donald Trump Ancam Penjarakan Bos Facebook Mark Zuckerberg

Dinas Rahasia Amerika Serikat (US Secret Service), lembaga yang biasa melindungi pejabat pemerintah, termasuk presiden AS, mengaku mengetahui postingan Elon Musk yang membuat marah Gedung Putih. 

Dia tidak mengatakan apakah dia telah menghubungi Elon Musk tentang postingan tersebut. Ia juga tidak mengatakan apa yang akan ia lakukan terhadap unggahan Elon Musk tersebut. 

Namun yang jelas kami akan menyelidiki seluruh ancaman yang melibatkan berbagai pihak yang kami lindungi, termasuk Presiden Amerika Serikat, kata Dinas Rahasia AS.

Selain pemerintah AS dan instansi pemerintah, netizen di X juga mengomentari postingan Elon Musk di atas. Rupanya, banyak dari mereka yang khawatir unggahan tersebut akan memicu tuntutan pidana atau kekerasan terhadap Joe Biden dan Kamala Harris.

Baca Juga: Elon Musk Meluncurkan Superkomputer AI Colossus, Diklaim Sebagai Yang Terkuat di Dunia Tonton berita terkini dan pilihan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *