Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Senin, Menlu AS ke Korsel untuk Bahas Krisis Politik - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Senin, Menlu AS ke Korsel untuk Bahas Krisis Politik

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken akan mengunjungi Korea Selatan pada Senin (6/1/2025) untuk membahas krisis politik.

Read More : SP NEWS GLOBAL Pakar Meteorologi AS Hampir Menangis Saat Beritakan Badai Milton Menguat ke Kategori 5

Salah satunya karena Presiden Yoon Suk Yeol dianiaya namun penyidik ​​menolak menangkapnya.

Korea Selatan dikenal sebagai sekutu keamanan utama Washington tetapi negara tersebut telah terlibat dalam krisis yang dipicu oleh keputusan darurat militer yang gagal dari Presiden Yoon Suk Yeol pada 3 Desember 2024.

Baca Juga: Analis Tolak Penangkapan Presiden Korsel, Ini Alasannya

“Blinken akan bertemu dengan timpalannya Cho Tae-yul pada hari Senin,” kata Kementerian Luar Negeri Seoul dalam pernyataannya, dikutip AFP, Jumat (3/1/2025).

“Mereka diperkirakan akan membahas kerja sama Korea Selatan-AS, kerja sama Korea Selatan-AS-Jepang, permasalahan Korea Utara, serta isu-isu regional dan global,” kata kementerian tersebut.

Penyelidik yang menyelidiki deklarasi darurat militer Yoon mencoba mengeluarkan surat perintah penangkapan pada hari Jumat tetapi pengacara presiden menolak.

Izin tersebut akan habis masa berlakunya pada 6 Januari, hari dimana Blinken berencana bertemu dengan Cho.

Read More : Cincin Logam Raksasa Misterius Seberat 500 Kg Jatuh di Kenya

Washington mengatakan bulan lalu bahwa pihaknya akan berbicara dengan Korea Selatan untuk melindungi demokrasi setelah pengumuman Yoon yang gagal.

“Demokrasi Korea Selatan kuat dan bertahan lama, dan kami akan berbicara secara terbuka dan tertutup dengan mitra kami di Korea Selatan,” kata penasihat keamanan nasional Jake Sullivan.

Namun, Yoon tetap menjabat sebagai presiden Korea Selatan, meskipun ia telah diberhentikan sementara menunggu keputusan mahkamah konstitusi mengenai pemakzulannya.

Baca Juga: Kabut tebal menyelimuti Ibu Kota India sehingga menyebabkan gangguan penerbangan

Sementara itu, Menteri Keuangan Choi Sang-mok diangkat sebagai mantan presiden Korea Selatan dan baru menjabat selama seminggu. Dengarkan berita terbaru kami dan pilih langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk bergabung dengan Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *