Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

[POPULER NASIONAL] Puan Tanggapi Pertemuan Hasto-Felicia Tissue | PDI-P Tantang Penggerak "Parcok" Uji Kebohongan - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

[POPULER NASIONAL] Puan Tanggapi Pertemuan Hasto-Felicia Tissue | PDI-P Tantang Penggerak “Parcok” Uji Kebohongan

JAKARTA, Kompas.com – Dalam foto tersebut tampak pertemuan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Nokta Maharani, Sekjen PDI-P Hasto Cristiano, dan Felicia Tiseu. pernyataan diberikan. Hal itu menjadi agenda pada Kamis (5/12/2024).

Read More : Perkembangan Hubungan Diplomatik China Dan Amerika Serikat

Nokta mengatakan, pertemuan tersebut memiliki agenda pribadi dan tidak mencakup persoalan partai.

Sementara itu, dalam kejadian terpisah, Hasto menantang para pemimpin untuk melakukan tes pendeteksi kebohongan karena diduga mengerahkan polisi dalam “Pesta Coklat (PARCOK)” atau Pilkada 2024.

Baca Juga: Usai Kritik Parkak 1, Nokta Tak Masalah Dukung Aktivis MKD PDI-P. Hasto bertemu Felicia Tiesue, Skor: Perbedaan rapat pribadi dan rapat Sekjen

Ketua DPP PDI-P Pun Maharani mengatakan, pertemuan antara dua orang bisa dibagi menjadi pertemuan tertutup atau pertemuan mewakili partai.

Informasi itu disampaikan Skor soal pertemuan antara Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto dengan mantan kekasih Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kasang Pangarep, Felicia Tisyu.

“Anda harus membawa perbedaan, apakah Anda memasukkan Pak Hasto dalam rapat ini sebagai individu atau nanti sebagai Sekjen,” kata Nokta dalam pidatonya di Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (5/12/2024). katanya. Pertemuan itu merupakan percakapan tatap muka, kata Nokta.

Menurut dia, pertemuan Hasto dan Felicia tidak mewakili kerja atau sikap PDI Perjuangan.

“Kalau saya melihatnya, saya melihatnya sebagai pertemuan antara dua orang yang sama-sama memiliki pertemuan, sebuah persahabatan,” ujarnya.

Baca juga: Jokowi Bukan Bagian PDI-P, PAN: Ada Karpet Biru untuk Pak Jokowi

Point tak mau menjawab pertanyaan media soal apakah pertemuan itu menyangkut keluarga Presiden ketujuh Joko Widodo (Jokowi).

Read More : TNI AU Bakal Perkuat IKN dengan 4 Batalion Rudal Baru

“Iya tanya Pak Hasto, Andalah yang akan menemui Pak Hasto,” ucapnya tegas. 2. PDI-P mengundang penggerak “Partai Cokelat” untuk mengikuti tes poligraf

PDI-P menantang tes pendeteksi kebohongan bagi para pemimpin yang dituduh menjalankan “partai coklat (parkok)” atau merekrut petugas polisi pada Pilkada 2024.

Pengerahan tersebut dilakukan Sekjen PDI-P Hasto Cristiano agar tidak meninggalkan bukti, namun PDI-P mengaku terus mengumpulkan bukti terkait pengerahan petugas tersebut.

“Para pemimpin negeri ini, yang dibuktikan secara empiris oleh faktor-faktor di lapangan yang menjadi motor penggerak Parkok, harus bersedia menjalani tes poligraf agar siap menerima tantangan para psikolog,” ujarnya. Hasto saat jumpa pers di Sekolah Partai Jakarta, Rabu (4/12/2024).

Hasto mengatakan, ujian ini penting bagi para pemimpin karena menyangkut masa depan bangsa.

Baca Juga: PDI-P Akan Bela Kasus Penembakan Polisi Korban Gama di Semarang

Menurutnya, mengabaikan tindakan pemimpin gerakan “Parkok” itu sama saja dengan merugikan masyarakat Indonesia yang mempunyai hak pilih.

“Kami meyakini ketika seseorang melakukan suatu tindakan dan tidak mau mengakuinya, salah satu solusi yang ditawarkan psikolog adalah tes pendeteksi kebohongan,” kata Hasto. Dengarkan berita dan berita terkini kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *