Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

wegen india

fucan - Your Ultimate Sports Hub

Balaji School of Sports Science - Sri Balaji University, Pune

tradedial

Mizoram Ground Water Authority

Whoogle Expo

Eks Pemain Liga Inggris Dipenjara 20 Tahun karena Korupsi di Timnas China - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Bola

Eks Pemain Liga Inggris Dipenjara 20 Tahun karena Korupsi di Timnas China

KOMPAS.com – Legenda sepak bola Tiongkok Li Tai (47 tahun) divonis 20 tahun penjara oleh pengadilan Wuhan pada Jumat (13/12/2024).

Read More : Media China Terkejut Timnas Indonesia Tiba Lebih Dahulu di Qingdao

Lee Tay, yang pernah bermain untuk Everton di Liga Premier, mengaku bersalah atas suap dan suap serta keterlibatan dalam skandal pengaturan pertandingan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan pemain yang membela Timnas China sebanyak 92 kali itu terlibat dalam penggelapan uang sebesar 120 juta yuan atau setara dengan sekitar Rp 264 miliar yang terjadi antara tahun 2015 hingga 2021.

Uang tersebut diyakini merupakan suap saat Li bekerja sebagai asisten pelatih di Hebei China Fortune Club dan kemudian menjadi pelatih timnas Tiongkok.

Investigasi yang dilakukan pemerintah China mengungkap bahwa Li Ti telah melakukan berbagai tindak pidana selama menjadi penari.

Di antara kejahatannya, ia menyelundupkan beberapa pemain kepercayaannya ke timnas China atau membantu mereka pindah ke klub lain.

Ia juga dinyatakan bersalah menyuap pihak untuk menjadi pelatih timnas China pada 2019.

Selanjutnya, ia terlibat dalam praktik pengaturan pertandingan untuk memenangkan kompetisi klubnya, serta dalam proses rekrutmen pemain pada 2015-2019.

Hukuman terhadap Li Ti merupakan bagian dari agenda pemerintah untuk memberantas korupsi di dunia sepak bola Tiongkok.

Read More : Hasil HT Persib Bandung Vs Zhejiang: Maung Tertinggal, Lion City Unggul

Sejak mengikuti Kejuaraan Dunia 2002, tim Tiongkok tidak pernah lagi merasakan atmosfer turnamen hebat ini.

Investigasi besar-besaran dilakukan usai timnas gagal lolos ke Piala Dunia 2022.

Li Tai adalah salah satu dari banyak orang yang terlibat dalam agenda pembersihan, yang juga mencakup beberapa pemain Tiongkok dan mantan pejabat senior Asosiasi Sepak Bola.

“Saat saya masih menjadi pemain, saya sangat membenci orang-orang yang mengontrol hasil pertandingan,” ujarnya seperti dikutip BolaSport.com.

“Mencapai kesuksesan melalui cara yang tidak tepat benar-benar membuat saya berpikir lebih picik dan menginginkan hasil yang cepat.”

Diakuinya, kebiasaan itu membuatnya ketagihan dengan cara-cara curang.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *