Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

GLOBAL NEWS Pentingnya Mikronutrien bagi Ibu Hamil untuk Cegah Anemia dan Stunting - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

GLOBAL NEWS Pentingnya Mikronutrien bagi Ibu Hamil untuk Cegah Anemia dan Stunting

KOMPAS.com – Zat gizi mikro yang lengkap sangat penting bagi ibu hamil untuk menjaga kesehatan selama hamil serta tumbuh kembang janin.

Read More : Tips Mencegah Gigi Berlubang Saat Berbuka Puasa, Simak Anjuran Dokter

Menteri Kesehatan (Mankes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan zat gizi mikro tersebut juga dapat menurunkan kadar anemia saat hamil, faktor risiko berat badan lahir rendah (BBLR) dan stunting.

“Penyakit yang menyerang ibu hamil dan anak adalah penyakit yang berhubungan dengan gizi. Artinya banyak terjadi kekurangan zat gizi. Saya membaca bahwa dari 4,9 juta ibu hamil, 27 persennya menderita anemia. “Ini angka yang tinggi sekali,” kata Menteri Kesehatan Budi dalam pemaparan tentang Mikronutrien Komprehensif (MMS), seperti dilansir Sehat Negerik, Jumat (18/10/2024).

Baca Juga: Apakah Wanita Penderita PCOS Bisa Hamil? Demikian penjelasan dokter

Menteri Kesehatan Budi menjelaskan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan penggunaan suplemen MMS untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil mulai tahun 2020.

“Ini pedoman WHO tahun 2020 dan baru sekarang kita laksanakan,” kata Menteri Kesehatan Budi.

Menteri Kesehatan Budi menambahkan, penelitian menunjukkan bahwa MMS mengandung nutrisi penting bagi ibu hamil sehingga dapat mengurangi risiko terkait kehamilan.

“Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan MMS, gizi ibu hamil akan lebih baik. Selain itu, bayi yang dilahirkan juga sehat, sehingga angka kelahiran prematur dan jumlah anak stunting juga berkurang kematian.”

Selain itu, Menteri Kesehatan Budi juga berpesan agar ibu hamil mengonsumsi MMS pada usia kehamilan 6 bulan untuk mengurangi risiko BBLR dan stunting.

“Jika ingin anak sehat atau pintar, minumlah 180 mms terus menerus selama 180 hari atau enam bulan selama kehamilan. Insya Allah anak-anak sehat dan pintar, kata Menteri Kesehatan Budi.

Read More : Prabowo Putuskan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Resmi Dimulai 10 Februari

Baca Juga: Bisakah Makan Ikan Mencegah Stunting? Berikut penjelasan dokter…

Mengenai nilai gizi MMS, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Maria Andang Sumiwi menjelaskan, setiap tablet MMS mengandung 10 vitamin dan 5 mineral.

Nutrisi penting kehamilan yang terdapat dalam MMS antara lain vitamin A, D, E, C, B1, B2, niasin, B6, B12, asam folat, zat besi, zinc, tembaga, selenium dan yodium.

“TTD memiliki dua kandungan utama yaitu zat besi dan asam folat. Jadi sekarang multivitamin ini memiliki sembilan vitamin dan empat mineral. Jadi ini adalah suplemen multi-mikronutrien. “Jadi MMS berasal dari bahasa Inggris multi micronutrient suplementation,” jelas CEO Andang.

Sebanyak 1,3 juta botol MMS yang masing-masing berisi 180 tablet telah disiapkan untuk dibagikan kepada ibu hamil.

Selanjutnya pada tanggal 17-24 September 2024 dilakukan sosialisasi program di 209 kabupaten/kota di 15 provinsi lokasi pelaksanaan program. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *