Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

[POPULER NASIONAL] MKD Bakal Panggil Anggota DPR Sebar Isu Partai Coklat | PKB Bantah Ogah-ogahan Menangkan RK-Suswono - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

[POPULER NASIONAL] MKD Bakal Panggil Anggota DPR Sebar Isu Partai Coklat | PKB Bantah Ogah-ogahan Menangkan RK-Suswono

JAKARTA, KOMPAS.com – Proses pembentukan polisi atau “partai gelap” pada pemilihan ibu kota daerah (Pilkada) 2024 terus berlanjut di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Read More : Meski Sakit Kritis, Paus Fransiskus Tetap Bekerja di Ranjang RS

Dewan Kehormatan Kongo (MKD) menyatakan akan menyelidiki anggota parlemen yang melontarkan tuduhan tersebut.

Sementara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membantah pihaknya bekerja sama dengan Wakil Presiden Ridwan Kamil-Suswono untuk mengalahkan calon presiden 2024 di Pilka.

Baca juga: Koreksi Internal PKB Pesta Coklat Atas Permintaan Polri 1. Terkait Soal Pesta Coklat di Pilkada, MKD Akan Panggil Anggota DPR Terkait.

Ketua Mahkamah Agung DPR (MKD) Nazaruddin Dek Gam memastikan akan melakukan penyelidikan dengan memeriksa anggota Kongres tertentu.

“Khususnya siapa pun yang menyampaikan laporan MKD pasti bungkam,” kata Nazaruddin kepada Kompas.com, Sabtu (30/11/2024).

Ketua Komisi III DRC Habiburohman sebelumnya mengungkap anggota DRC itu dituding mengerahkan anggota Partai Coklat (parkok) atau polisi pada Pilkada 2024 dan identitas anggota DRC yang dimaksud.

Sementara itu, Nazaruddin menegaskan partainya tidak menganggap anggota Kongres terafiliasi dengan partai politik.

Baca Juga: Partai Coklat di Pilkada, Ketua Komisi 3 DPR: Penipuan!

Dia mengatakan, jika ada yang keluar dari dewan, harus ditanya apakah berminat.

“Tidak peduli siapa dia, tidak peduli dari partai mana, apa pun alasannya, kami mengundangnya untuk mendeklarasikan. “Jadi saya tidak peduli apakah itu PDI-P, Gerindra, atau siapa pun,” ujarnya.

Read More : Zelensky Tiba di Arab Saudi, Bahas Gencatan Senjata Rusia-Ukraina dengan AS

  2. Klaim Tak Berhasil Menangkan RK-Suswono, PKB: Kalau yang laku tak laku, mau apa?

Wakil Presiden Partai Kebangkitan Bangsa (NAP) Jazilul Fawaid menampik tudingan PKB tidak berupaya mengalahkan Ridwan Kamil-Suswono pada Pemilu Belanda 2024.

Jazilul mengatakan pihaknya bekerja keras dan mengeluarkan banyak uang untuk memenangkan RK-Suswono.

Mau apa kalau yang kamu jual tidak laku? Biarkan semua orang bekerja, jangan dituduh tidak bekerja, biarkan teman-temanmu bekerja, biarkan mereka punya uang juga, kata Jazilul di Hotel Sultan, Batavia, Jumat. 29/11/2024).

Baca Juga: Pilihan Utama Pantang, PKB: Pilihannya Kurang Baik, oleh RK-Suswono

Jazilul juga mendapat laporan bahwa seluruh struktur di partai berupaya memenangkan RK-Suswono. Meski demikian, ia meyakini angka yang dihasilkan pada pilkada juga mempunyai peran dalam menentukan kemenangan.

“Teman-teman, saya juga mendapat laporan bahwa anggota DPRD Provinsi (PKB) DKI semuanya bekerja, strukturnya berfungsi semua, tapi saya bisa membedakan pemilu legislatif dan pilkada, bentuknya. Pilkada juga menentukan bentuk pemilu. calonnya,” kata Jazilul. dengarkan berita dan pilihan kami langsung dari ponsel Anda Pilih saluran berita favorit Anda Login ke saluran whatsapp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *