Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

wegen india

fucan - Your Ultimate Sports Hub

Balaji School of Sports Science - Sri Balaji University, Pune

tradedial

Mizoram Ground Water Authority

Whoogle Expo

GLOBAL NEWS Hindari Kebiasaan Menggerakkan Setir Saat Mobil Berhenti - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

GLOBAL NEWS Hindari Kebiasaan Menggerakkan Setir Saat Mobil Berhenti

JAKARTA, KOMPAS.com – Ada pemilik mobil yang belum mengetahui kebiasaan kecil yang berdampak besar bagi kesehatan mobilnya. Cara lainnya adalah dengan menggerakkan setir saat kendaraan berhenti dan mesin dimatikan.

Read More : Sudah Punya Fasilitas Pengisian, Kapan Mobil Hidrogen Populer di Indonesia?

Walaupun tidak terlihat jelas, tren ini dapat mempunyai dampak jangka panjang terhadap sistem manajemen dan sektor lainnya.

Menurut Sodikin, pengelola bengkel Sejahtera di Palmerah, Jakarta Barat, menggerakkan roda saat kendaraan berhenti dapat menambah tekanan pada sistem kemudi.

Baca juga: Menyusul Recaro, Pembuat Pelek BBS pun Bangkrut

Pergerakan setir saat kendaraan berhenti dapat mempengaruhi kemudi, terutama pada kendaraan yang menggunakan sistem kemudi hidrolik atau elektrik, kata Sodikin kepada Kompas.com, Kamis (1/8/2024).

Menurut dia, tekanan tersebut dapat mempercepat keausan pada komponen kemudi dan lama kelamaan dapat mempengaruhi performa kendaraan.

Sodikin juga mengatakan, meski dampak pertama tidak terlihat, namun praktik ini dapat menimbulkan masalah seperti kebocoran pada sistem hidrolik atau penurunan efisiensi.

Read More : Tips Memilih Cover Otomotif Untuk Melindungi Kendaraan Di Luar Ruangan

“Hindari menggerakkan kemudi saat mobil dalam keadaan diam untuk menjaga performa dan umur panjang komponen kemudi,” tegas Sodikin.

Baca juga: Update Harga Aki Mobil Agustus 2024

Setiap pemilik mobil perlu lebih berhati-hati dan memperhatikan kebiasaannya di sekitar mobilnya. Menjaga mobil dalam kondisi baik tidak hanya meningkatkan keselamatan tetapi juga mengurangi biaya perawatan jangka panjang. Dengarkan berita terpopuler dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *