Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

wegen india

fucan - Your Ultimate Sports Hub

Balaji School of Sports Science - Sri Balaji University, Pune

tradedial

Mizoram Ground Water Authority

Whoogle Expo

GLOBAL NEWS Profil dan Harta Bima Arya, Wamendagri pada Kabinet Merah Putih Prabowo - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Nasional

GLOBAL NEWS Profil dan Harta Bima Arya, Wamendagri pada Kabinet Merah Putih Prabowo

JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Bima Arya Sugiarto sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) didampingi Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Read More : Mensos Minta Pendamping Sosial Bekerja Disiplin agar Bisa Berdampak bagi Masyarakat

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu diketahui pernah menjabat Wali Kota Bogor, Jawa Barat selama dua periode, yakni 2014-2019 dan 2019-2024.

Lantas siapakah Bima Arya dan bagaimana pengalamannya?

Sebelum terjun ke dunia politik dan bergabung dengan PAN, pemegang gelar Ph.D. dalam ilmu politik dari Australian National University di Canberra, Australia, mengajar di Universitas Paramadina.

Bima Arya juga pernah aktif di konsultan politik Charta Politika. Bahkan, ia menjabat sebagai CEO dan Komisaris.

Baca juga: Susunan Lengkap Kabinet Merah Putih Bentukan Prabowo

Dekat dengan media, Bima Arya dipercaya menjadi pemimpin redaksi majalah Rakyat Merdeka hingga tahun 2010.

Setelah itu, pria kelahiran 17 Desember 1972 ini mulai terjun ke dunia politik praktis bersama PAN. Ia juga mencalonkan diri sebagai Wali Kota Bogor pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2013.

Bersama Usmar Hariman, Bima Arya berhasil mengalahkan empat pasangan lainnya di Pilkada Kota Bogor 2013.

Kompas.com memberitakan, Bima Arya-Usmar Harimar memperoleh 132.835 suara atau 33,14 persen. Keduanya dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor pada 7 April 2014.

Baca Juga: Prabowo Panggil Bima Arya Sugiarto ke Kertanegara dan Dapat Penugasan Kabinet

Beberapa terobosan besar diraih Bima Arya selama memimpin Kota Bogor dan kembali mencalonkan diri pada Pilkada Kota Bogor 2018.

Kali ini, Bima Arya berpasangan dengan mantan Direktur Pengembangan Jaringan dan Kerjasama Antar Lembaga di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dedie A Rachim.

Read More : GLOBAL NEWS Jokowi Janji Kunjungi IKN Secara Rutin Usai Purnatugas

Pasangan Bima Arya-Dedie Rachim pun berhasil memenangkan Pilkada Kota Bogor melawan tiga pasangan calon (paslon) lainnya. Padahal keduanya meraih perolehan suara yang cukup signifikan yakni 215.708 suara atau 43,64 persen.

Bima Arya dan Dedie Rachim kemudian dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor pada 20 April 2019.

Sementara di kepemimpinan PAN, Bima Arya pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPP PAN dan Ketua DPP Bidang Kebijakan dan Komunikasi.

Baca juga: PAN Dapat 3 Wakil Menteri: Viva Yoga, Bima Arya dan Zita Anjani Kekayaan

Tercatat di situs elhkpn.kpk.go.id, Bima Arya memiliki total harta sebesar Rp6.353.487.500 berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pengelola Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 28 Maret 2024 kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk laporan berkala tahun 2023.

Aset tersebut berupa sebidang tanah dan bangunan seluas 1.750 meter persegi/700 meter persegi di Kota Bogor dengan peninggalan senilai Rp5.998.487.500.

Berikutnya, barang bergerak lainnya sebesar Rp115.000.000, surat berharga sebesar Rp20.000.000, serta uang tunai dan dana cair sebesar Rp320.000.000.

Berdasarkan LHKPN, Bima Arya memiliki utang sebesar Rp100.000.000. Dengan demikian, total hartanya setelah dikurangi utang mencapai Rp6.353.487.500.

Baca juga: Pengarahan Wakil Menteri Prabowo, Bima Arya: Saya Lihat Pak Gibran Fokus ke Depan

  Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *