Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

wegen india

fucan - Your Ultimate Sports Hub

Balaji School of Sports Science - Sri Balaji University, Pune

tradedial

Mizoram Ground Water Authority

Whoogle Expo

Menko Perekonomian: Tidak Semua Barang Kena PPN, Bakal Banyak yang Dikecualikan - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Nasional

Menko Perekonomian: Tidak Semua Barang Kena PPN, Bakal Banyak yang Dikecualikan

Jakarta, Kompas.com -Menko Menteri Koordinasi mengatakan kepada Airlanga Hartarto bahwa banyak hal akan dikecualikan dari PPN (PPN).

Read More : Menteri Imigrasi Tetap Tindak WNA China yang Selipkan Uang di Paspor, Meski Sudah Minta Maaf

Airga menekankan bahwa semua barang tidak berlaku untuk nilai pajak nilai, baik hingga 11 %dan 12 persen.

“Pajak nilai dibahas dan diselesaikan, seperti yang saya katakan di pertemuan mendatang,” kata Palace Airoga pada hari Kamis (12.05.2012).

“Demikian pula dalam hal pendidikan dan kesehatan. Akan ada banyak hal yang telah dikecualikan dari PPN. Terhubung dengan acara hari ini,” lanjutnya.

Baca lebih lanjut: 11 persen PPN masih berlaku untuk kaum muda dan 12 % dari pajak pertambahan nilai hanya untuk barang -barang mewah

Menurut Airoga, kebutuhan dasar tidak menjadi sasaran.

Ketika pemerintah mengatakan pemerintah siap untuk unsur -unsur yang perlu dikecualikan dari tarif PPN.

Read More : GLOBAL NEWS Menag Sebut Indeks Kerukunan Beragama dan Kesalehan Sosial 2024 Naik

“Pemerintah sedang mempersiapkan paket kebijakan ekonomi yang akan dibuat kemudian dan meminta presiden untuk matang, dan kami berharap minggu depan akan selesai,” kata Airlanga.

Airlanga hanya menekankan bahwa ada banyak hal yang tidak dikenakan pajak nilai, makanan, biaya pendidikan, kesehatan dan transportasi.

“Kemudian, kebijakan baru akan diumumkan melalui paket ekonomi. Model ini bisa menjadi insentif,” tambahnya. Periksa berita dan berita yang kami pilih langsung di ponsel Anda. Pilih akses ke saluran andalan untuk kompaas.com whatsapp untuk menginstal whatsapp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *