Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Korban Tenaga Medis di Gaza Bertambah, WHO Kecam Israel - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

Korban Tenaga Medis di Gaza Bertambah, WHO Kecam Israel

Kompas.com – (Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengutuk serangan itu, menewaskan delapan staf medis Crescent Merah Palestina di Jalur Gaza.

Read More : Cek NIPT untuk Ketahui Kelainan Janin Kini Tersedia di Indonesia

Serangan Israel pada 23 Maret 2025 menambahkan daftar panjang korban petugas kesehatan yang meninggal dalam konflik yang diperluas di wilayah tersebut.

Senin (3/31/2025), serangan fatalnya terhadap delapan pekerja ambulans bulan sabit merah Palestina di Gaza sangat sedih. “”

Baca Juga: Krisis Kesehatan Global: Siapa yang meminta Amerika Serikat untuk terus memberikan bantuan uang

Selain delapan pegawai medis tewas, serangan itu menewaskan lima personel pertahanan sipil sipil dan seorang karyawan di agen PBB.

Dia juga menyatakan keprihatinan tentang nasib pekerja ambulans Assad al-Nassasra, yang tetap menghilang setelah serangan itu.

Menurut Laporan Bulan Sabit Merah Palestina, total 14 badan diperoleh pada 30 Maret setelah serangan itu.

Sejak 18 Maret, jumlah korban personel medis yang meninggal dalam konflik Gaza terus meningkat ketika serangan udara Israel meningkat.

Catatan data terbaru mengatakan lebih dari 50.300 warga Palestina telah terbunuh oleh serangan militer Israel sejak Oktober 2023, termasuk ratusan pegawai medis yang bertugas di telepon.

Baca juga: Nilai sunat pada wanita tidak memiliki manfaat, mengetahui efek sampingnya

Read More : Apa Manfaat Buah Naga untuk Ibu Hamil? Berikut Penjelasannya

Hilangnya petugas kesehatan semakin memperburuk situasi kemanusiaan di Gaza, di mana layanan kesehatan semakin terbatas.

Serangan terhadap tenaga medis di wilayah konflik melanggar Konvensi Jenewa, mengkonfirmasi perlindungan petugas kesehatan dan lembaga medis dalam situasi perang.

Hak asasi manusia dan kelompok PBB telah mengutuk serangan itu dan menyerukan pembunuhan staf medis.

Baca Juga: Pandemi mendorong Cina untuk berbagi data selama 5 tahun di COVID-19

Sementara itu, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan menteri pertahanan Gallant pada November 2024 tentang dugaan tersangka dalam kejahatan perang dan kejahatan manusia di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida oleh Pengadilan Internasional (ICJ) untuk serangan militernya di saku Palestina. Lihatlah Breaking News dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran utama Anda untuk mengunjungi saluran whatsapp: https://www.whatsapp.com/channel/0029vafpbedbbbpzjzrk13ho3dd. Pastikan Anda menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *