Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

Media Rusia Soroti Minat Indonesia Gabung BRICS di KTT BRICS 2024 - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Media Rusia Soroti Minat Indonesia Gabung BRICS di KTT BRICS 2024

MOSKOW, KOMPAS.com – Media Rusia menyatakan ketertarikan Indonesia untuk bergabung dengan BRICS menjadi tuan rumah KTT BRICS 2024 di Kazan, Rusia.

Read More : Ricuh di Korea Selatan Usai Darurat Militer, Massa Paksa Masuk Parlemen

TASS menerbitkan artikel berjudul “Indonesia ingin bergabung dengan BRICS pada pertemuan Kazan – MFA” pada Jumat (25/2024).

Dalam artikel tersebut diberitakan bahwa Indonesia mengumumkan niatnya untuk bergabung dengan BRICS pada BRICS Plus/Outreach Summit.

Baca juga: Alasan Indonesia Ingin Bergabung dengan BRICS

“Indonesia menyampaikan keinginannya untuk bergabung dengan BRICS pada pertemuan BRICS Plus/Outreach di Kazan,” kata TASS mengutip pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia.

TASS mengulas niat Indonesia untuk bergabung dengan BRICS.

“Masuknya Indonesia ke dalam BRICS merupakan wujud politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Bukan berarti kita akan tergabung dalam kelompok tertentu, namun kita berpartisipasi aktif di setiap arena,” tambah Menlu RI Sugiono, seperti dilansir TASS.

Dikatakan bahwa melalui partisipasinya dalam BRICS, Indonesia ingin menarik perhatian pada “kepentingan bersama negara-negara berkembang (Global Selatan).

Pertemuan BRICS ke-16 yang merupakan acara utama kepemimpinan Federasi Rusia diadakan di Kazan pada tanggal 22-24. Oktober.

Baca Juga: Putin Sebut BRICS Tak Akan Hadapi Siapa Pun, Apa Tujuannya?

Pada hari kedua konferensi, para peserta mengadopsi Deklarasi Kazan.

Read More : NEWS INDONESIA Al Jazeera Selidiki Kejahatan Perang Gaza dari Unggahan Tentara Israel di Medsos, Apa Temuannya?

Di antara topik-topik utama lainnya, dokumen tersebut menunjukkan isu-isu yang berkaitan dengan perkembangan kelompok tersebut, posisinya dalam krisis internasional dan penyelesaian masalah, termasuk di Ukraina dan Timur Tengah.

Grup BRICS didirikan pada tahun 2006 oleh Brasil, Rusia, India dan Tiongkok, dan Afrika Selatan bergabung pada tahun 2011.

Pada 1 Januari 2024, Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab menjadi anggota penuh.

Pertemuan BRICS Kazan merupakan pertemuan pertama dimana anggota baru organisasi berpartisipasi sebagai anggota penuh.

 

 

  Dengarkan berita terbaru dan cerita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih metode pilihan Anda untuk bergabung dengan Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *