Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

Apakah Bayi dengan Tipe Kulit Sensitif Bisa Berubah Menjadi Normal? - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Lifestyle

Apakah Bayi dengan Tipe Kulit Sensitif Bisa Berubah Menjadi Normal?

Jakarta, KOMPAS.com – Setiap orang memiliki gaya dan ciri khas yang berbeda-beda. Beberapa orang juga terlahir dengan kondisi kulit sensitif.

Read More : Mau Remap ECU Motor, Hati-hati Ada yang Palsu

Tentu saja, memiliki bayi dengan kulit sensitif membuat para orang tua harus lebih selektif dan berhati-hati dalam memilih produk yang digunakan.

Namun, apakah anak yang terlahir dengan kulit sensitif akan menjadi normal ketika beranjak dewasa?

Menyikapi hal tersebut, pengembangan produk Dr. dan Pielmoist, dr. Yulia Listari menemukan bahwa mereka yang terlahir dengan kulit sensitif tidak bisa kembali ke kondisi normal sepenuhnya. 

Pasalnya, kondisi kulit sensitif juga bisa dipengaruhi oleh faktor genetik dari kedua orang tuanya.

“Ini mungkin tidak sepenuhnya normal secara biologis, terutama jika, misalnya, anak tersebut memiliki riwayat atopi,” kata Dr. Yulia di Kompas.com saat ditemui di Menara Kompas, Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2024).

Baca juga: Jangan anggap remeh, berikut 7 cara merawat kulit bayi

Namun, Dr. Yulia menjelaskan, kulit sensitif si kecil bisa berkurang seiring bertambahnya usia dan jika diimbangi dengan perawatan sejak kecil dengan produk perawatan kulit yang tepat. 

“Biasanya tetap sensitif, namun tingkat sensitivitasnya bisa menurun,” jelasnya.

Menurut Dr. Julia, Kondisi kulit sensitif pada anak bisa terjadi hingga 6 bulan bahkan 2 tahun, setelah itu kembali normal. 

Read More : Leverkusen Vs Koeln 3-2: Drama Tim Xabi Alonso ke Semifinal Piala Jerman

“Mungkin saja untuk kembali normal, tapi itu tergantung bagaimana Anda merawat kulit sensitif saat Anda masih muda.” Julia 

Dr Julia menyarankan para orang tua yang anaknya memiliki kulit sensitif untuk merawatnya dengan produk perawatan kulit yang lembut dan bebas bahan berbahaya. 

Jadi kalau punya bayi usia 0 bulan yang kulitnya sensitif, sebaiknya rawat dengan menggunakan pelembap, lalu gunakan sabun atau sampo yang sesuai, ujarnya. 

 

 

  Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *