Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

wegen india

fucan - Your Ultimate Sports Hub

tradedial

Mizoram Ground Water Authority

Whoogle Expo

"More or Less", Buku Arsitektur Dengan Konsep Interaktif - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Property

“More or Less”, Buku Arsitektur Dengan Konsep Interaktif

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada Jumat (16/9/2022), Atelier Riri, Andreaswidi dan Tedanesia meluncurkan proyek kolaborasi buku di Bintaro, Galeri Marketing Creativo, Arhitektura.

Read More : Insentif Pemerintah Dorong Ekspansi Pasar Perumahan

Buku ini menceritakan perjalanan Nowriansyah Ubakub sebagai seorang arsitek melalui proyek-proyek yang dikerjakannya selama ini di Studio Atelier Riri.

Keindahan tersebut kemudian diabadikan dalam lensa kamera Andreas Perbowo Vidityava dari Andreaswidi Photography.

Yang membedakan buku ini dengan buku arsitektur lainnya adalah desain interaktif yang diberikan oleh Dodo Aldianto dari Tedanesia.

Baca Juga: Ini adalah desain arsitektur yang tak lekang oleh waktu

Buku ini memuat potongan materi, tekstur, dan unsur pengungkapan sehingga pembaca tidak bosan hanya dengan unsur visual saja.

“Jika saya membuat buku yang sama yang punya cerita, yang punya cerita, semua segmennya sepertinya tidak tertarik atau termotivasi.” Jadi menurut saya buku ini harus interaktif supaya tidak hanya soal arsitektur saja, tapi (pembaca) bisa merasakannya dalam artian merasakannya,” kata arsitek Riri Ubakub.

Melalui buku ini, Riri berharap dapat menginspirasi para seniman, fotografer, perancang busana, dan seniman lainnya untuk menciptakan karya seni lainnya.

Read More : Melihat “Booth” Ericsson yang Lebih Terbuka di MWC 2025

Selain itu, Riri berharap masyarakat awam bisa menikmati arsitektur, fotografi, dan desain grafis dengan lebih santai.

Riri mengaku kesulitan bekerja sama dengan pihak lain dan gagal dalam kerja sama.

Kali ini membebaskan Andre dan Dodo untuk berkreasi menggambar desain arsitektur untuk proyek Atelier Riri.

“Pada akhirnya saya melihat perlunya intervensi terhadap cara pandang kerja Atelier, sehingga apa yang ingin saya sampaikan dalam karya saya akan sama dengan apa yang bisa saya sampaikan di buku ini,” jelas Riri.

Peluncuran More or Less menandai ulang tahun Atelier Riri yang ke-12 sebagai bagian dari Bintaro Design District 2020 yang berlangsung tahun ini setelah sempat tertunda karena pandemi Covid-19. Dengarkan berita terbaru kami dan pilih langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran perpesanan favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *