Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Bill Clinton Dikecam Usai Pernyataan Kontroversial soal Pembunuhan Sipil di Gaza - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

Bill Clinton Dikecam Usai Pernyataan Kontroversial soal Pembunuhan Sipil di Gaza

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton mendapat reaksi keras dari komunitas Arab dan Muslim di Amerika Serikat setelah dia mengatakan bahwa Israel “dipaksa” untuk membunuh warga sipil di Gaza.

Read More : Jangan Pernah Abaikan Kerusakan Bushing Cross Member

Pengumuman tersebut disampaikan pada rapat umum calon presiden dari Partai Demokrat Kamala Harris di Michigan pada 31 Oktober 2024.

“Hamas akan memastikan mereka melindungi mereka. “Jika Anda ingin membela diri, mereka akan memaksa Anda membunuh warga sipil,” kata Clinton.

Baca juga: Hamas menolak gencatan senjata jangka pendek di Gaza yang diperlukan

Komentarnya memicu kemarahan, terutama karena lebih dari 43.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, telah tewas dalam serangan Israel di Gaza sejak dimulainya perang.

Dalam konteks yang lebih luas, Clinton juga mengatakan bahwa Israel adalah “yang pertama” di Tanah Suci, mengabaikan sejarah panjang rakyat Palestina.

“Saya mendapat pesan untuk Hamas, Israel sudah ada sebelum agama mereka,” ujarnya.

Pernyataan Clinton dikritik oleh para pemimpin komunitas Arab dan Muslim di Amerika Serikat.

Walikota Dearborn Abdullah Hammoud menyebut komentar Clinton menyinggung.

Dia mengatakan hal ini tidak akan membantu posisi Partai Demokrat di kalangan pemilih Arab-Amerika.

Read More : Survei Litbang Kompas: Pemilih Bimbang di Pilkada Jateng 43,1 Persen, Terbanyak dari Kalangan “Baby Boomers”

Youssef Munayer, juru bicara Arab Center di Washington, menyebut pernyataan Clinton tidak efektif.

Baca juga: Hamas akan membahas gencatan senjata jika Israel menarik pasukannya keluar dari Gaza

Sementara itu, Robert McCaw, anggota Dewan Hubungan Amerika-Islam, menggambarkan upaya Clinton untuk membenarkan serangan Israel sebagai “penghinaan” dan “Islamofobia”.

Protes tersebut mencerminkan gerakan dukungan dalam komunitas Arab-Amerika.

Baca Juga: Israel Serang Beit Lahiya Lagi, 19 Orang Tewas, Situasi Gaza Utara di Nadir

Banyak yang meninggalkan Partai Demokrat karena kebijakan luar negerinya yang pro-Israel selama konflik di Gaza dan Lebanon. Dengarkan berita dan pilihan terbaru kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *