Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Thomas Tuchel Jadi Pelatih Timnas Inggris, Ikuti Langkah Eriksson dan Capello - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Bola

Thomas Tuchel Jadi Pelatih Timnas Inggris, Ikuti Langkah Eriksson dan Capello

KOMPAS.com – Berbagai media di Inggris memberitakan bahwa Thomas Tuchel, setelah sukses melakukan pembicaraan dengan Asosiasi Sepak Bola (FA), telah setuju untuk menjadi manajer baru timnas Inggris.

Read More : Keinginan Kota Bekasi Jadi Destinasi Sport Tourism

Thomas Tuchel akan diumumkan sebagai manajer permanen baru Inggris pada Rabu (16/10/2024).

Pelatih asal Jerman, salah satu manajer paling sukses di Eropa, telah menganggur sejak mengundurkan diri sebagai pelatih kepala Bayern Munich pada akhir musim lalu.

Tuchel akan menjadi manajer non-Inggris permanen ketiga di Inggris setelah Sven-Goran Eriksson dan Fabio Capello.

Inggris tidak memiliki manajer permanen sejak Gareth Southgate mengundurkan diri menyusul kekalahan The Three Lions di final Euro 2024 dari Spanyol.

Baca juga: Hasil Finlandia Vs Inggris: 4 Gol Tercetak, Tiga Singa Bungkam Tuan Rumah

Lee Carsley, yang ditunjuk sebagai pelatih sementara oleh FA, akan tetap di bawah bimbingan Jude Bellingham dan lainnya untuk dua pertandingan terakhir Nations League melawan Yunani dan Irlandia pada bulan November sebelum Tuchel secara resmi mengambil alih The Three Lions.

Manajer Manchester City Pep Guardiola menjadi kandidat utama FA untuk menggantikan Gareth Southgate, sementara FA tetap tertarik pada pelatih tim Catalan tersebut.

Kontrak pria berusia 53 tahun itu dengan Manchester City akan berakhir pada akhir musim ini dan dia belum mengambil keputusan mengenai masa depannya.

Read More : Hasil Tengah Babak Vietnam Vs Thailand 0-0, Sama Kuat di Viet Tri

Tuchel bekerja sama dengan kapten Inggris Harry Kane selama masa kepelatihannya di klub Jerman, sementara Tuchel sudah mengenal sebagian besar skuad Inggris selama menjadi pelatih kepala Chelsea di Liga Premier.

Baca juga: Yunani Kalahkan Inggris di Wembley, Berikan Jiwanya pada George Baldock

Tuchel memulai karir kepelatihannya di Mainz sebelum bekerja di Borussia Dortmund dan Paris Saint-Germain, di mana ia membimbing Kylian Mbappe dan lainnya ke final Liga Champions 2020.

Dia menggantikan Frank Lampard sebagai pelatih kepala Chelsea pada Januari 2021 dan memimpin The Blues meraih gelar Liga Champions kedua mereka musim ini, mengalahkan City asuhan Guardiola di final.

Tuchel kemudian menambahkan Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub FIFA pada akhir tahun itu, tetapi sebulan setelah musim 2022-23 ia dipecat oleh pemilik baru Chelsea, Todd Boilley.

Manajer sedang dalam pembicaraan untuk mengambil alih jabatan kapten Manchester United setelah bertemu Sir Jim Ratcliffe di Prancis musim panas lalu. Namun, Setan Merah lebih memilih mempertahankan Erik ten Haga. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *