Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Recall, Fitur AI Microsoft yang Kontroversial Dirilis Ulang November - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Tekno

Recall, Fitur AI Microsoft yang Kontroversial Dirilis Ulang November

KOMPAS.com – Raksasa teknologi Microsoft mengumumkan akan merilis rencana memori untuk kecerdasan buatan (AI) pada November 2024.

Read More : Xiaomi Rilis Redmi Note 14 4G dan Note 14 5G di Indonesia, Bawa Kamera 108 MP dengan OIS

Fitur ini awalnya diumumkan pada bulan Mei tahun lalu, namun peluncurannya ditunda karena mendapat kritik dari pakar akuntansi, khususnya terkait keamanan dan privasi.

Sebagai informasi, Recall merupakan fitur untuk PC Copilot Plus (komputer dengan sistem operasi AI yang mendukung Windows 11) yang dapat mengambil screenshot komputer pengguna secara berkala.

Kumpulan screenshot tersebut akan dijadikan database, dan nantinya pengguna dapat melakukan pencarian berdasarkan data tersebut. 

Fitur ini juga mendapat kritik karena Recall menyimpan informasi sensitif pengguna, seperti kata sandi, dan peretas dapat mengakses fitur tersebut.

Baca juga: Para Ahli memperingatkan, Microsoft Windows Recall AI bisa digunakan untuk mencuri data pribadi

Oleh karena itu, karena kritik ini, ketika diumumkan pada bulan November, Microsoft akan menerapkan berbagai langkah untuk membuat memori tersebut lebih baik digunakan.

Salah satunya, Pengingat akan menjadi opsi lengkap, tidak seperti sebelumnya di mana pengingat diberikan secara default.

Saat menggunakan PC Copilot Plus untuk pertama kalinya, pengguna memiliki opsi untuk menyimpan tangkapan layar untuk dipanggil kembali. Jika dinonaktifkan, fitur Pengingat tidak akan merekam atau menyimpan tangkapan layar aktivitas pengguna.

Anda juga dapat menghapus (remove) memori dari komputer Anda dari menu “Pengaturan” di komputer Anda. Namun Microsoft tidak menjelaskan cara mengunduhnya kembali jika pengguna ingin mencoba mengingatnya kembali.

Read More : 5 Cara Cek Prosesor Laptop Windows 11 dengan Mudah dan Praktis

Microsoft menjamin bahwa tangkapan layar dan data lain yang terkait dengan memori akan dienkripsi dengan aman.

Pengguna juga harus menggunakan otentikasi Windows Hello jika ingin menggunakan pencabutan. Kebijakan ini diberlakukan untuk memastikan bahwa pemilik komputer adalah pihak yang menggunakan Recall dan bukan pihak ketiga.

Bagi yang belum tahu, Windows Hello adalah sistem otentikasi untuk masuk ke perangkat Windows, yang mencakup pengenalan wajah, sidik jari, dan PIN.

Baca juga: Microsoft Mengubah Mekanisme Penarikan Kembali PC Copilot Plus dan Kemampuan Menggunakan VBS

Selain itu, Recall dikatakan menggunakan lingkungan sistem aman yang disebut Virtualization-Based Security Enclave (VBS).

VBS merupakan mesin virtual yang dikatakan sepenuhnya tidak aman dan terisolasi dari sistem Windows 11.

Sedangkan mesin virtual adalah komputer yang terbuat dari perangkat lunak, yang dapat menjalankan perangkat lunak lain seperti komputer sebenarnya.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *