Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

AS Anggap Israel Tak Terbukti Langgar Hukum Terkait Tingkat Bantuan ke Gaza, Apa Respons Hamas? - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

AS Anggap Israel Tak Terbukti Langgar Hukum Terkait Tingkat Bantuan ke Gaza, Apa Respons Hamas?

WASHINGTON DC, Kompas.com – AS mengatakan pada Selasa (11/12/2024) bahwa Israel tidak melanggar undang-undang AS mengenai jumlah bantuan ke Gaza.

Read More : SP NEWS GLOBAL Israel Pastikan Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Tewas Terbunuh

Meskipun demikian, AS bersikeras untuk mencapai kemajuan lebih lanjut.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Anthony Blanken dan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengirim surat ke Israel bulan lalu yang menyatakan keprihatinan atas situasi kemanusiaan di Gaza.

Baca Juga: PBB: Bantuan ke Gaza Masih Belum Cukup

AS telah menetapkan batas waktu 13 November untuk mematuhi undang-undang perizinan kemanusiaan AS.

Ketika ditanya apakah Israel telah memenuhi tuntutan tersebut, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Vedant Patel mengatakan AS tidak melihat adanya pelanggaran.

“Kami tidak menetapkan bahwa mereka melanggar hukum AS,” jelasnya, dikutip AFP.

Penasihat utama Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, Ron Dermer, memberikan informasi langsung kepada Blanken mengenai upaya Israel pada pertemuan di Washington, Senin (11/11/2024).

“Situasi kemanusiaan secara keseluruhan di Gaza tidak memuaskan. Namun dalam konteks surat tersebut, yang penting bukanlah apakah kita mendapatkan sesuatu yang memuaskan. Ke arah yang benar,” kata Patel.

Dia menambahkan bahwa AS ingin melihat lebih banyak langkah untuk mengizinkan bantuan ke Jalur Gaza.

“Kami ingin melihat langkah-langkah ini dipertahankan untuk jangka waktu yang signifikan, dan pada akhirnya kami ingin melihat dampak dari langkah-langkah ini terhadap situasi saat ini,” tambah Patel.

Read More : NEWS INDONESIA Kisah Shaban al-Dalu, Terbakar Hidup-hidup saat Berlindung di Tenda Rumah Sakit Gaza

Baca Juga: Kisah Ibu Gaza Berjuang Beri Makan 7 Anaknya, Kematian Akhir Penderitaan

Temuan ini muncul meskipun Israel gagal memenuhi serangkaian kriteria yang dijabarkan dalam surat tersebut, termasuk mengizinkan setidaknya 350 truk setiap hari masuk ke Gaza.

Patel mengatakan AS telah melihat “beberapa kemajuan” dalam mengizinkan bantuan, termasuk membuka jalur penyeberangan baru ke Gaza.

“Setelah jangka waktu 30 hari ini selesai, kami akan terus meninjau dan mengevaluasi, dan jika kami tidak melihat kemajuan lanjutan, jika kami tidak melihat hasil di lapangan, maka kami pasti akan menerapkannya di tingkat internasional. Tinjauan hukum yang layak,” ujarnya.

Namun, pemerintahan Biden hanya memiliki sisa masa jabatan sembilan minggu dan Presiden terpilih Donald Trump telah menjanjikan kemerdekaannya kepada Israel.

Biden telah berulang kali menyatakan keprihatinan atas perlakuan Israel terhadap warga sipil tetapi juga mengesampingkan penggunaan pengaruh Amerika untuk membendung aliran senjata.

Baca Juga: Pangeran MBS Serukan Gencatan Senjata Gaza-Lebanon Segera di KTT Liga Arab-OKI

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *