Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Ada Beda antara Kompresor AC Mobil Listrik, Hybrid, dan Konvensional - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

Ada Beda antara Kompresor AC Mobil Listrik, Hybrid, dan Konvensional

Jakarta, KOMPAS.com – Pendingin udara (AC) menjadi salah satu fitur penting untuk menunjang kenyamanan di dalam kabin. AC yang panas membuat perjalanan menjadi tidak nyaman.

Read More : GLOBAL NEWS Faktor yang Bikin Konsumen Khawatir Beli Kendaraan Listrik

AC mobil mempunyai banyak bagian, namun sebagian besar terbagi menjadi tiga bagian yaitu kompresor, kondensor, dan evaporator yang merupakan bagian terpenting.

Baca juga: Kecelakaan Mobil Akan Menimbulkan Kerugian Terlepas Benar atau Salah.

Berbeda dengan mobil konvensional, kompresor pada mobil hybrid dan listrik menggunakan kompresor listrik, kata Andrew Procuso, pemilik Fortune AC, bengkel khusus AC mobil.

Artinya, kompresor tidak lagi bergantung pada putaran mesin, melainkan menggunakan motor listrik bertenaga baterai untuk menghindari beban berlebih pada mesin.

Andrew di Cibubur mengatakan, “Perbedaannya di bagian kelistrikan, pada mobil konvensional kompresornya mengikuti putaran mesin, sedangkan pada mobil listrik dan hybrid berbeda, kompresornya tidak lagi mengikuti putaran mesin, jadi tergantung baterai saja, kata Andrew. di Cibubur, Kamis (13/6/2024).

“Untuk yang lainnya masih sama,” ucapnya.

Baca Juga: PO 27 Trans Rilis Rute Bus Maling Baru – Denpasar

Read More : SP NEWS GLOBAL Penyerapan Subsidi Motor Listrik Lambat, Ini Saran Pengamat

Salah satu kelebihan kompresor jenis ini adalah motor mempunyai efisiensi yang lebih baik karena tidak mendapat beban AC.

Kemudian, kompresornya sendiri juga akan bekerja lebih lama karena putaran kompresor lebih stabil dan tidak terpengaruh oleh putaran mesin saat melaju.

Andrew mengatakan, karena kompresornya berbeda, maka jenis oli yang digunakan juga berbeda.

“Perlakuannya berbeda-beda, berbeda seperti minyak, berbeda jenisnya,” kata Andrew.

Katanya: Jenis oli (mobil) normal adalah PAG (Polyalkylene Glycol) yang bisa berjalan dengan listrik, sedangkan mobil hybrid dan listrik tidak. Mereka menggunakan POE (Minyak Poliester). Dengarkan berita terkini dan pilihan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *