Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

AHM: Motor Listrik Masih Butuh Waktu buat Diterima - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

AHM: Motor Listrik Masih Butuh Waktu buat Diterima

TANGERANG, KOMPAS.com – Penerimaan skuter listrik di Indonesia memang belum sebaik skuter konvensional. Berbagai brand baik dari China, Jepang, bahkan brand dalam negeri sudah mempunyai banyak produk, namun pendiriannya belum signifikan.

Read More : Modifikasi VinFast VF 3 di IIMS 2025, Mungil tapi Gagah

Menurut Thomas Vijaya, Executive Vice President PT Astra Honda Motor Company, ada tiga hal yang masih belum dipahami konsumen mengenai sepeda motor listrik.

Thomas mengatakan, Rabu (30/10/IMOS 2024): “Kalau bicara teknologi performa, yang dimaksud adalah kecepatan, jarak, dan juga tren, peningkatan tenaga. “Apa yang masih dilihat konsumen adalah pasar masih melihat kekhawatiran.” 2024).

Baca Juga: Model Skuter Listrik TVS iQube Terjangkau Diluncurkan dengan Jangkauan 75 Km

Dan yang kedua adalah masalah ketenangan pikiran dalam infrastruktur e-bike seperti parkir, parkir, penggantian baterai, dan perlindungan baterai. Oleh karena itu, masyarakat masih enggan untuk berubah karena hal tersebut.

Ketiga, kalau soal harga jual kembali, harga jual kembali merupakan tantangan nyata, kata Thomas. “Konsumen menginginkan produk yang mereka inginkan, menggunakannya sebagai aset, dan produk tersebut harus memiliki nilai.”

Menurut Thomas, dibutuhkan waktu lima hingga 10 tahun agar seluruh konsumen bisa menerima skuter listrik. Pendekatan Honda terhadap akselerasi adalah dengan menyediakan beragam pilihan produk dan infrastruktur.

Read More : Bensin Boros dan Performa Mesin Turun? Cek Kondisi Sensor Oksigen

Baca juga: Pertamina Enduro VR46 Bareng Duet Malaysia Bezzecchi dan Iannone

“Kami sedang membangun ekosistem infrastruktur yang baik, mata uang langsung, pertukaran dan persiapan,” kata Thomas.

Harapannya, adopsi e-skuter akan meningkat dengan beragam pilihan. Oleh karena itu, dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelanggan. Dapatkan berita dan pembaruan langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran WhatsApp Kompas.com baru: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *