Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Anggota DPR Sudah Lama Menduga Ada ASN Kominfo Lindungi Judol, tapi Tak Diperhatikan Budi Arie - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Lifestyle

Anggota DPR Sudah Lama Menduga Ada ASN Kominfo Lindungi Judol, tapi Tak Diperhatikan Budi Arie

Jakarta, KOMPAS.com – Anggota Komite I DPR TB Hasanuddin mengaku tak heran jika banyak aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Komunikasi dan Digital (Comdigi) yang terlibat kasus perjudian online).

Read More : Erspo Hadirkan Jersey Timnas Sepak Bola Terbaru, Eksklusif di Shopee

Dia mengatakan, tudingan tersebut muncul pada masa Jokowi, saat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemencominfo) masih dipanggil.

Saat itu saya menyadari hal itu tidak akan mungkin terjadi tanpa keterlibatan ASN dan pejabat Kementerian Komunikasi dan Informatika, kata Hasanuddin dalam keterangannya, Selasa (11 Mei 2024).

Namun hal itu tidak menarik perhatian Menteri Budi Aliyeh saat itu, lanjutnya.

Baca juga: Staf ComDigi didenda Rp 8,5 miliar per bulan karena sengaja tidak memblokir 1000 situs judi

Ia mengatakan, jika saat itu Cominfo bertindak tegas maka persoalan judol bisa cepat teratasi.

Pasalnya, kementerian mempunyai kewenangan untuk memblokir situs Judol.

Oleh karena itu, ia pun menyayangkan apa yang ditemukan Polda Metrojaya atas keterlibatan beberapa ASN Kemenkomdigi yang justru melindungi situs Judol.

“Sudah terbukti dan dinyatakan dan ternyata 16 pelaku sudah ditangkap polisi. Mereka diberi kewenangan untuk memblokir situs judi online, namun tidak dilakukan.

Read More : Muncul Bau Tak Sedap dari AC Mobil, Apa Penyebabnya?

Baca juga: 7 Fakta Karyawan ComDigi yang Mendukung Judi Online dan Menghasilkan 8,5 Miliar Dollar Per Bulan

Terakhir, dia memastikan berharap Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutiya Hafid bisa melakukan pembersihan internal.

Artinya, pihaknya memastikan tidak ada unsur Kementerian Komunikasi dan Teknologi dalam pengamanan Judol.

Selain itu, dia meminta polisi tidak ragu mengembangkan kasus atau membubarkan sindikat di instansi pemerintah.

“Polisi tidak boleh segan-segan mencegah banyak pekerja terlibat dalam kejadian yang merugikan masyarakat,” imbuhnya. Dengarkan berita terkini dan cerita pilihan langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda dan kunjungi saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *