Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

Apakah Terong Baik untuk Kolesterol? Berikut Penjelasannya... - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

Apakah Terong Baik untuk Kolesterol? Berikut Penjelasannya…

KOMPAS.com – Terong kaya akan serat dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Lantas, apakah terong baik untuk kolesterol?

Read More : Buah Naga Apakah Bisa Menurunkan Kolesterol? Berikut Penjelasannya…

Ya, terong bisa dijadikan makanan bagi penderita kolesterol karena mampu membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui lebih jauh mengenai manfaat terong untuk menaikkan kolesterol.

Baca juga: Apa saja manfaat terong untuk tubuh? Berikut daftar 8… Apakah terong baik untuk kolesterol?

Menurut WebMD, terong mengandung asam klorogenat, senyawa organik yang memiliki sifat antioksidan, antibakteri, antivirus, dan antijamur.

Asam klorogenat inilah yang menjadikan terong sebagai sumber makanan penurun kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL).

FYI, kolesterol jahat bisa menyebabkan kolesterol menumpuk di arteri dan pembuluh darah.

Kolesterol yang menumpuk membentuk plak di arteri, mengganggu atau menghambat aliran darah (pemicu aterosklerosis).

Asam klorogenat juga mendorong penurunan berat badan. Orang yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan memiliki peningkatan risiko kolesterol jahat dibandingkan orang dengan berat badan normal.

Selain asam klorogenat, kandungan serat larut terong juga membantu menurunkan kolesterol total dan kolesterol LDL.

Baca juga: Penyakit Apa Yang Tidak Boleh Makan Terong? Berikut 4 daftarnya

Read More : GLOBAL NEWS Apa Efek Minum Teh Setiap Pagi? Berikut 5 Daftarnya…

Dikutip dari Healthline, serat merupakan karbohidrat yang tidak dapat dicerna, dipecah, atau diserap di saluran pencernaan untuk menghasilkan energi.

Serat larut pada terong membentuk zat seperti gel di usus yang mampu mengikat kolesterol agar tidak terserap ke dalam aliran darah. Kolesterol kemudian dikeluarkan dari tubuh melalui buang air besar.

Selain itu, bakteri di usus besar dapat memfermentasi serat larut sehingga dapat meningkatkan ekskresi kolesterol dan menurunkan sintesis kolesterol di hati.

  Cara mengolah terong untuk menurunkan kolesterol

Untuk mendapatkan manfaat asam klorogenat dan serat pada terong, maka perlu dilakukan pengolahan buah ini dengan benar.

Terong bisa direbus, dikukus, dicampur dengan sup sayur atau ditumis. Jika ingin menumis terong sebaiknya gunakan minyak yang sehat seperti minyak zaitun dan gunakan sedikit saja.

Usahakan untuk tidak menggoreng terong, karena minyak yang digunakan dalam proses menggoreng mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang dapat meningkatkan kadar kolesterol darah. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *