Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

AS-Uni Eropa Desak Deeskalasi di Suriah, PBB: Perang Harus Dihentikan - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

AS-Uni Eropa Desak Deeskalasi di Suriah, PBB: Perang Harus Dihentikan

KOMPAS.com – Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa pada Senin (2/12/2024) meminta semua pihak untuk meredakan ketegangan di Suriah.

Read More : Menilik Cara Arab Saudi Ubah Padang Pasir Jadi Tanah Subur

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan keprihatinannya atas perang di Suriah. Guterres kemudian menyerukan agar pertempuran segera diakhiri.

Diketahui, Suriah telah dilanda perang sejak Presiden Suriah Bashar al-Assad menumpas protes demokrasi pada tahun 2011. Konflik tersebut telah menarik kekuatan asing dan jihadis serta telah menewaskan 500.000 orang.

Baca Juga: Turki Klaim Bunuh Komandan Kurdi di Suriah

Hingga koalisi pemberontak melancarkan serangannya pekan lalu, konflik tersebut sebagian besar tidak aktif, karena Assad menguasai sebagian besar wilayah negara tersebut.

Serangan tersebut menyebabkan sebagian besar wilayah Suriah, termasuk kota Aleppo, jatuh ke tangan pemberontak untuk pertama kalinya sejak dimulainya perang saudara.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller mengatakan kepada wartawan pada Selasa (3/12/) yang dikutip AFP, “Kami berpendapat semua negara harus mengambil tindakan untuk meredakan ketegangan, untuk melindungi warga negaranya. dan pada akhirnya menggunakan pengaruhnya untuk memajukan proses politik.” 2024).

Dalam pernyataan yang dikeluarkan juru bicara luar negeri UE Anour Al Anouni, UE juga menyerukan deeskalasi dan perlindungan warga sipil.

Uni Eropa mengutuk Rusia yang pro-Assad karena melakukan serangan udara untuk mendukung Assad.

Rusia pertama kali melakukan intervensi langsung dalam perang Suriah pada tahun 2015 dengan menyerang daerah yang dikuasai pemberontak.

Baca Juga: Pasukan Pro-Iran memasuki Suriah untuk membantu pasukan yang terkepung

Dukungannya, termasuk Iran dan kelompok Hizbullah Lebanon, berperan penting dalam menopang pemerintahan Assad.

Pada hari Senin, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Iran Massoud Pezheshkian keduanya menjanjikan dukungan tanpa syarat kepada sekutu mereka, menurut Kremlin.

Read More : NEWS INDONESIA Israel Jatuhkan Bom ke Tenda-tenda Penuh Pengungsi di Area RS Al-Aqsa Gaza, 4 Orang Tewas, 70 Lainnya Terluka

Dijelaskan bahwa Aleppo adalah rumah bagi dua juta orang dan telah terjadi pertempuran sengit pada awal perang.

Kelompok Islam Hayat Tahrir al-Sham (HTS) dan sekutunya merebut kota itu pada akhir pekan dan sebagiannya dikuasai oleh pasukan Kurdi, menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia. kiri

Pemberontak juga merebut Bandara Internasional Aleppo.

HTS, yang dipimpin oleh bekas cabang al-Qaeda di Suriah, menghadapi tuduhan pelanggaran hak asasi manusia, termasuk menyiksa tahanan.

Insya Allah kami akan terus maju, memasuki Damaskus dan membebaskan seluruh Suriah, jelas Abu Sufyan, seorang komandan pemberontak.

Akibat konflik ini, terjadi kemacetan besar di Suriah.

Baca Juga: Pesawat tempur Rusia dan Suriah melancarkan serangan udara besar-besaran ke wilayah Suriah yang dikuasai pemberontak

Biasanya, dibutuhkan waktu 13 hingga 15 jam untuk mencapai Homs di Suriah tengah, yang berada di bawah kendali pemerintah. Warga pun harus bekerja lebih lama.

Rekaman AFPTV menunjukkan pemberontak berpatroli di jalan-jalan, beberapa membakar bendera Suriah dan lainnya memegang bendera revolusi. Dengarkan berita dan headline pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *