Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

Aakriti Infraa Solutions

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

Erura

dagelan4d

Mystic Sea Brewing

Awas NFC di HP Bisa Dipakai Hacker Kuras Uang di ATM - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Tekno

Awas NFC di HP Bisa Dipakai Hacker Kuras Uang di ATM

KOMPAS.com – Penjahat dunia maya terus mengeksploitasi berbagai kerentanan perangkat lunak untuk meluncurkan virus atau malware berbahaya ke perangkat pengguna demi keuntungan finansial.

Read More : JBL Perkenalkan Tour Pro 3, TWS dengan Charging Case Berlayar Sentuh

Laporan terbaru dari perusahaan keamanan siber dan antivirus ESET mengungkapkan malware Android baru yang menyusup ke pembaca NFC di perangkat.

ESET menyebut malware ini NGate, sebuah toolkit untuk menganalisis lalu lintas NFC, karena penjahat menggunakan gerbang NFC.

Menurut ESET, malware NGate menginfeksi perangkat yang menggunakan pembaca NFC dan kemudian mengirimkan data sensitif, seperti data pembayaran, ke penjahat dunia maya. Dengan demikian, penjahat dapat menggunakan data tersebut untuk menarik uang dari ATM atau membayar transaksi tunai.

Baca Juga: NFC Tidak Berfungsi di Ponsel Android? Berikut cara memperbaikinya

Salah satu metode serangan malware NGate ditemukan di Republik Ceko. Polisi Ceko menangkap sebuah geng yang menggunakan skema penipuan tersebut setelah mereka mengidentifikasi salah satu kelompok yang menarik uang dari ATM di Praha.

Lalu bagaimana mekanisme penipuan yang digunakan malware NGate?

Awalnya, korban menerima pesan teks yang meminta mereka untuk menginstal aplikasi tertentu dengan kedok masalah pengembalian pajak. Pesan tersebut juga berisi link yang mengarahkan korban ke website palsu. Peran situs ini adalah mengumpulkan kredensial korban dan kemudian mengizinkan penjahat dunia maya mengakses rekening bank korban.

Korban kemudian ditelepon oleh penipu yang berpura-pura menjadi pegawai bank. Panggilan telepon tersebut memberi tahu korban bahwa mereka menghadapi masalah keamanan siber.

Oleh karena itu, penipu mengarahkan korbannya ke aplikasi yang memungkinkan mereka mengubah nomor PIN dan memverifikasi kartu ATM. Tautan ke aplikasi ini akan dikirim melalui SMS.

Baca juga: Cara Mendeteksi dan Menghapus Malware di Ponsel Android Anda

Read More : CEO Meta Mark Zuckerberg Rekaman dan Rilis Lagu, Hadiah “Hari Jadian” untuk Istri

Korban kemudian diminta untuk mengaktifkan NFC di ponselnya dan memindai kartu ATM-nya. Di sinilah malware berperan, karena aplikasi yang digunakan korban untuk masuk untuk mendapatkan PIN sebenarnya adalah malware NGate.

Malware ini mengirimkan data NFC dari kartu di smartphone korban ke smartphone penipu. Akibatnya, penipu menyamar sebagai pemegang kartu untuk menarik uang dari ATM.

Meski malware tersebut menyamar sebagai aplikasi Android, Google mengklaim tidak dapat menemukan aplikasi mencurigakan tersebut di toko aplikasi Play Store.

“Pengguna Android secara otomatis terlindungi dari versi malware ini melalui Google Play Protect, yang diaktifkan secara default pada perangkat Android dengan layanan Google Play,” demikian pernyataan Google, Selasa (27/8/2018) seperti dikutip KompasTekno dari Phone Arena. 2024).

Selain itu, layanan Google Play Protect dapat memperingatkan pengguna atau memblokir aplikasi berbahaya bahkan di luar Play Store.

Enam aplikasi berisi NGate yang memengaruhi tiga bank di Republik Ceko antara November 2023 dan Maret 2024 awalnya ditemukan di toko non-game pihak ketiga.

Untuk menghindari praktik penipuan ini, Lukasz Stefanko, peneliti malware senior di ESET, menyarankan pengguna Android untuk selalu memeriksa URL situs web yang mereka buka, mengunduh aplikasi dari toko resmi, dan merahasiakan PIN mereka.

“Gunakan aplikasi keamanan di ponsel cerdas Anda, matikan NFC saat tidak diperlukan, gunakan casing pelindung atau gunakan kartu virtual yang dilindungi otentikasi,” kata Stefanko merujuk pada situs resmi ESET. Dapatkan berita terkini dan berita favorit langsung dari ponsel Anda. Untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com, pilih saluran berita favorit Anda: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *