Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Baterai Motor Listrik, Lebih Cocok Lithium Ion atau LFP? - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

Baterai Motor Listrik, Lebih Cocok Lithium Ion atau LFP?

MENGAMBIL

Read More : Risiko Mengajari Anak di Bawah Umur Mengemudi Mobil

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka saat mewawancarai cawapres nomor urut satu Muhaimin Iskandar, di mana tim pemenangannya kerap menyinggung keunggulan baterai LFP.

Baca juga: Alasan menderek kendaraan berat tidak selalu karena masalah mesin

Baterai LFP dikenal bebas nikel. Sedangkan Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia. Oleh karena itu, jika kita terus mendukung LFP, hal ini akan sangat mempengaruhi daya saing Indonesia di kancah dunia.

Sekadar informasi, saat ini terdapat berbagai jenis baterai untuk mobil listrik, mulai dari yang biasa yaitu lithium ion, kemudian lithium ferrophosphate atau LFP, dan lead acid atau SLA yang menggunakan cairan elektrolit berbasis asam.

Nah di antara ketiga jenis aki tersebut, aki manakah yang cocok untuk sepeda motor listrik?

Hedro Sutono, juru bicara Asosiasi Sepeda Motor Listrik mengatakan: “Kami sebenarnya belum bisa mengatakan mana yang (paling cocok) penggunaannya, umumnya tergantung dari sifat mobil itu sendiri karena berkaitan dengan kepadatan masing-masing.” (Kosmik), di Kompas.com, Senin (22/1/2024).

Baca Juga: Produsen Bahan Bakar Mengatakan Knalpotnya Dingin

Meski kata Hendro, harus diakui dari ketiganya kepadatan energi baterai SLA paling rendah, nomor dua atau menengah dari baterai LFP, dan yang tertinggi adalah baterai lithium ion yang menggunakan katoda berupa nikel. , kobalt, mangan atau NCM.

Read More : Quartararo Agak Konservatif Bicara soal Mesin V4 Yamaha

“Kepadatan energi adalah hubungan antara energi dan volume. Sesederhana itu, kapasitas kubiknya sama, misalnya dalam botol ada 1 liter air, sekarang energinya lebih banyak, seperti RON pada bensin”. katanya.

Dari kesimpulan tersebut, kata Hendro, jika bicara kapasitas, baterai lithium-ion saat ini cocok untuk sepeda motor listrik.

Katanya: “Karena untuk sepeda motor yang ruang baterainya sedikit lebih baik menggunakan lithium-ion karena ruang yang kecil pun bisa menyerap banyak energi, yang kita kenal dalam satuan baterai adalah ampere-jam (Ah).”

Baca juga: Warga Minta PO Bus Cerdas Gunakan Klakson Basuri

Baterai lithium-ion (NCM) untuk sepeda motor listrik mudah diberi peringkat, disusul LFP di posisi kedua, sedangkan SLA cocok untuk sepeda motor listrik mahal.

Dia berkata: “Baterai SLA memiliki konsumsi daya yang rendah, baterai SLA berukuran besar dan berat, tetapi konsumsi dayanya rendah.” Dengarkan berita terbaru dan pilih berita di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *