Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Begini Cara Mengurangi Volume Oli Mesin Mobil yang Terlalu Banyak - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

Begini Cara Mengurangi Volume Oli Mesin Mobil yang Terlalu Banyak

SOLO, KOMPAS.com – Agar mesin tetap berfungsi dengan baik dan terhindar dari kerusakan akibat pelumasan yang kurang optimal, maka perlu dilakukan penggantian oli mesin pada mobil secara berkala.

Read More : Samsat Keliling di IIMS 2025: Mudah dan Praktis

Mengganti oli mesin tepat waktu membantu menjaga kualitas oli dan juga mencegah terbentuknya kotoran dan partikel yang dapat merusak komponen mesin.

Namun saat mengganti oli, oli sering terisi sehingga oli mesin harus dikurangi untuk mengembalikan kekuatan yang direkomendasikan oleh pabrikan.

Baca juga: Ducati Akui Banyak Kesalahan yang Dilakukan Musim Ini

Ivan, pemilik Iwan Motor Honda Auto Clinic, mengatakan sebaiknya jangan menuangkan oli ke mesin mobil, jika terlalu banyak sebaiknya dikurangi.

Cara menguranginya adalah dengan mengalirkannya melalui baut hisap atau pembuangan dan diisi ke tangki, kata Ivan, Senin (4/11/2024).

Ivan juga mengatakan, jika Anda menuangkan minyak terlalu banyak, semuanya akan terkuras terlebih dahulu, baru kemudian terisi hingga volume yang direkomendasikan pabrikan.

Langkah ini penting untuk memastikan pengoperasian mesin dengan baik dan mencegah kebocoran atau masalah lain yang mungkin terjadi.

Sementara itu, Agus Setiyawan, pemilik Srianti Car, mengatakan sebaiknya pengisian oli mesin mobil sesuai takaran, jika penuh sebaiknya dikurangi.

Read More : Berapa Biaya Ikut Porsche Sprint Challenge Indonesia Satu Musim?

Baca juga: Thailand tetap menjadi pemimpin produksi mobil di ASEAN

“Untuk menguras oli mesin ada beberapa cara, bisa dengan membuka baut oli atau menyedotnya melalui lubang tersebut,” kata Agus.

Jika Anda menggunakan metode pemutusan baut panci, Anda perlu mengebor lubang dan menyiapkan kunci.

Caranya sama saja dengan menguras minyak, menyiapkan tangki bersih dari debu dan air, membuka wadah minyak dan mengalirkannya hingga tertutup rapat, kata Agus.

Sementara, kata Agus, jika meminta lubang pembuangan oli, bisa menggunakan penyedot debu atau sejenisnya, seperti menggunakan penyedot dari kantong sabun yang disambungkan ke selang panjang agar lebih mudah mengeluarkan oli. Terima pilihan berita dan pembaruan di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *