Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

Bertemu Paus Fransiskus, Arsjad Rasjid Bawa Misi Kemanusiaan - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Lifestyle

Bertemu Paus Fransiskus, Arsjad Rasjid Bawa Misi Kemanusiaan

KOTA VATIKAN, KOMPAS.com – Gerakan Global 5P, sebuah inisiatif untuk menciptakan dunia yang lebih inklusif, harmonis, dan berkelanjutan, akhirnya mengambil bagian dalam Human Economic Forum di Vatikan. 

Read More : Indonesia Vs Jepang, Kata Koki Ogawa soal Hadapi Gemuruh SUGBK

Menghadirkan para pemimpin global, perwakilan pemerintah, dan organisasi internasional, forum ini akan membahas pembangunan ekonomi yang tidak mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan dan keberlanjutan.

Peluang ini juga berfungsi sebagai platform untuk mengintegrasikan teknologi, ekonomi, dan masyarakat dalam solusi yang inklusif dan adil.

Arsjad Rasjid, pendiri Gerakan Global 5P, menekankan pentingnya peran 5P dalam mendukung agenda forum ini. 

Baca juga: Paus Fransiskus Bertemu Presiden Palestina Abbas di Vatikan

“5P didasarkan pada lima pilar utama: Perdamaian, Kemakmuran, Manusia, Planet, dan Kemitraan. “Dengan berpartisipasi dalam Human Economic Forum, kami menegaskan komitmen kami untuk mendorong kerja sama global untuk menciptakan ekosistem ekonomi berkelanjutan yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan,” kata Arsjad dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/12/2024).

Forum tersebut diwarnai dengan beragam agenda, termasuk audiensi dengan Paus Fransiskus yang secara simbolis menyalakan lilin SDG untuk tujuan perdamaian, keadilan dan institusi yang kuat, sebagai seruan untuk dunia yang lebih damai dan adil.

Selain itu, rancangan dokumen Taksonomi Sosial diluncurkan untuk diserahkan ke Uni Eropa untuk menyelesaikan Green Deal.

Forum ini juga mengingatkan kita pada “Deklarasi Kemerdekaan” yang baru saja ditandatangani oleh Paus Fransiskus dan Imam Besar Masjid Istiqlal di Indonesia. 

Dalam pernyataannya, kedua tokoh agama tersebut sepakat bahwa dunia sedang menghadapi dua krisis besar, termasuk semakin meningkatnya dehumanisasi penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM), khususnya hak anak-anak marginal. 

Read More : Apa Itu Core di Fesyen Kalangan Anak Muda?

Institusi yang seharusnya menjawab tantangan di era kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) justru memerlukan evaluasi dan pembaharuan. 

Dunia perlu memikirkan kembali multilateralisme dan peran lembaga-lembaga besar dalam menciptakan solusi yang adil dan manusiawi.

Baca Juga: Doa Badar dan Gendhing Kebo Giro Mengangkat di Halaman Basilika Santo Petrus Vatikan, Paus Fransiskus mengacungkan jempol.

Sebagai bagian dari kontribusinya terhadap hak-hak anak, Gerakan Global 5P juga merupakan inisiatif untuk mendukung implementasi Konvensi Hak Anak di berbagai negara, termasuk bantuan kepada anak-anak korban perang dari Ukraina dan Palestina. Juga diperkenalkan 5P Kids Platform.

Baca juga: Kini Ilmuwan Selandia Baru Isolasi Paus Terlangka di Dunia

Keikutsertaan Gerakan Global 5P dalam Human Economy Forum merupakan bukti nyata peran Indonesia dalam komitmen global dalam menjawab tantangan dunia modern melalui kerja sama lintas sektoral, dan juga memperkuat pesan penting bahwa pembangunan ekonomi harus dilakukan. selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keberlanjutan. Dengarkan berita terbaru kami dan pilih langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *