Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Cara Cek Level Oli Mesin yang Benar Melalui Dipstick - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

Cara Cek Level Oli Mesin yang Benar Melalui Dipstick

KLATEN, KOMPAS.com – Pelanggan wajib merawat mobilnya secara rutin, mengganti oli mesin setiap 5.000 km atau enam bulan sekali, sesuai waktu yang disarankan.

Read More : Momen 11 Menit Katy Perry di Luar Angkasa, Semua Kru Perempuan

Dengan interval penggantian tersebut diharapkan kualitas dan kuantitas oli mesin tetap optimal. Meski demikian, konsumen tetap wajib melakukan pemeriksaan rutin setiap sebelum berkendara.

Nova, mekanik bengkel mobil Aha Motor Yogyakarta, mengatakan pengecekan ketinggian oli dengan dipstick merupakan langkah proaktif terhadap risiko kehabisan oli.

Baca Juga: Bolehkah Mencuci Oli Mesin Kotor Menggunakan Minyak Goreng?

“Kalau mesin sehat semuanya normal, mudah-mudahan oli tidak habis sebelum waktunya ganti, tapi masalah bisa sewaktu-waktu terjadi, misalnya bocor, oli terbakar, yang akan berjalan. keluar. minyak lebih cepat,” kata Nova, Sabtu (30/11/2024) kepada Kompas.com.

Nova mengatakan, dengan memahami cara membaca level oli dengan dipstick, pemeriksaan oli secara berkala dapat dilakukan secara mandiri oleh konsumen.

“Perhatikan ketinggian dipstick atas dan bawah, periksa dengan mesin mati dan mobil diparkir pada permukaan yang rata, sediakan tisu untuk menyeka sisa oli sebelum melakukan pengukuran,” kata Nova.

Baca juga: Benarkah atau Ganti Oli Mesin Hanya Gimmick Pemasaran Bengkel?

Read More : Prabowo Ungkap Alasan Gerindra Gelar KLB

Nova mengatakan, level oli ideal berada tepat di bawah garis maksimal. Dengan pemakaian, minyak dapat dikurangi melalui penguapan dengan batas aman hingga setengahnya.

“Apabila kadar oli masih di bawah setengah padahal waktu ganti oli masih lama, maka dapat ditambah atau diganti jika sudah mendekati waktu ganti oli,” kata Nova.

Nova mengatakan, kehilangan oli dalam waktu singkat bisa menjadi pertanda adanya masalah pada sistem pelumasan mesin mobil. Oleh karena itu, diperlukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga: Benarkah Minyak Goreng Bisa Gantikan Oli Mesin Mobil?

“Mengendarai mobil dengan volume oli rendah berbahaya, pelumasan yang kurang optimal dapat menyebabkan keausan komponen mesin,” kata Nova. Dengarkan berita dan pilihan terbaru kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *