Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

China Tanggapi Ancaman Tarif Besar-besaran Trump pada Barang Impor - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

China Tanggapi Ancaman Tarif Besar-besaran Trump pada Barang Impor

WASHINGTON DC, Kompas.com – Kedutaan Besar Tiongkok di Washington memperingatkan bahwa tidak ada pihak yang akan mendapat manfaat dari perang dagang dan tarif. 

Read More : Presiden Korsel Masih Jadi Panglima Tertinggi dan Kendalikan Militer

Pengumuman tersebut muncul setelah Presiden terpilih AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif tambahan sebesar 10 persen pada semua barang Tiongkok ketika ia mulai menjabat pada 20 Januari.

Juru bicara Kedutaan Besar Tiongkok Liu Pengyu menekankan bahwa kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Tiongkok dan Amerika saling menguntungkan. 

Baca Juga: Selain pesawat tempur, Taiwan juga melihat balon China di dekat pulau tersebut.

“Tidak ada yang akan memenangkan perang dagang atau perang tarif,” kata Liu dalam sebuah pernyataan, menurut laporan Reuters.

Trump mengatakan ancaman tarif adalah untuk menekan Tiongkok agar menghentikan aliran obat-obatan terlarang, khususnya fentanil, ke Amerika Serikat.

Liu menanggapinya dengan menyoroti upaya Tiongkok untuk memerangi perdagangan narkoba, yang telah menjadi masalah besar dalam hubungan bilateral. 

Menurutnya, sejak dicapainya kesepakatan antara Presiden Joe Biden dan Presiden Xi Jinping pada tahun lalu, Tiongkok mengumumkan perkembangan penting di pihak Amerika.

Liu berkata, “Pihak Tiongkok telah mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri perdagangan narkoba dan telah memberi tahu pihak AS mengenai kemajuan yang dicapai.” 

Dia menambahkan bahwa klaim bahwa Tiongkok dengan sengaja mengizinkan prekursor fentanil masuk ke Amerika Serikat sepenuhnya bertentangan dengan kenyataan.

Read More : NEWS INDONESIA P Diddy Dijatuhi Berbagai Gugatan Hukum Baru, Termasuk Aniaya Remaja 16 Tahun

Pemerintah AS telah menjadikan pemberantasan fentanil sebagai prioritas, karena zat tersebut merupakan penyebab utama kematian akibat overdosis di negara tersebut. 

Baca Juga: Regulatory Meeting Dengan Perusahaan Telekomunikasi AS, Bahas Chain Hacking

Oleh karena itu, Amerika Serikat terus mendorong Tiongkok untuk meningkatkan pengawasannya terhadap bahan kimia yang digunakan untuk membuat fentanil.

China sendiri telah menunjukkan komitmennya dengan memperketat kontrol terhadap tiga bahan kimia utama yang digunakan untuk membuat fentanil, seperti yang diumumkan pada Agustus lalu. 

Baca Juga: Kapal Tiongkok Mencurigakan Berlabuh di Laut Baltik Usai Putus Kabel

Selain itu, kerja sama yang tidak biasa antara Beijing dan Washington telah menghasilkan penyelidikan bersama untuk mengekang perdagangan obat-obatan terlarang. Dengarkan berita dan pilihan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *