Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

Aakriti Infraa Solutions

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

Erura

dagelan4d

TryIt

China vs Indonesia, Menanti Sejarah Baru - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

China vs Indonesia, Menanti Sejarah Baru

KOMPAS.com – Timnas Indonesia terus berlaga di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.

Read More : Jangan Gagal Paham, Kapan Menyalakan Lampu Sein Saat Berkendara

Sebentar lagi, Indonesia akan melawan China di Qingdao Youth Football Stadium pada Selasa (15 Oktober 2024).

Ini akan menjadi pertemuan ke-17 kedua negara di tingkat internasional. Timnas Indonesia baru memenangi tiga pertandingan.

Kemenangan terakhir Garuda atas China terjadi pada Piala Raja 1987 di Thailand, saat Indonesia menang 3-1.

Baca Juga: China vs Indonesia: Garuda Lihat ke Depan, Mimpi 15 Poin

Dalam sembilan pertandingan sejak itu, tim Merah Putih belum pernah merasakan kemenangan melawan tim Tiongkok, meski pertandingan terakhir tim Indonesia melawan tim Tiongkok terjadi sepuluh tahun lalu, tepatnya pada tahun 2014, di babak kualifikasi Piala Asia 2015. Hanya Tim Tiongkok. kalah tipis 1-0.

Sejak saat itu, sepak bola Sino-Indonesia mengalami perubahan signifikan sehingga konferensi ini penuh dengan tantangan baru.

Transformasi sepakbola Tiongkok, reformasi domestik, dan harapan nasional

Sejak tahun 2014, sepak bola Tiongkok telah mengalami masa keemasan.

Saat itu, Liga Super China merekrut bintang-bintang kelas dunia seperti Oscar, Ramirez, Tevez, Hamsik, dan Hulk. Dari 2016 hingga 2017, tim Tiongkok memecahkan rekor transfer Asia sebanyak lima kali.

Read More : Berita Internasional Dari Dunia Politik Amerika Serikat

Namun, para pemain bintang tersebut tak terbukti mampu mengangkat kejayaan liga. Di level Asia, dalam tiga dekade terakhir, hanya tim Guangzhou yang berhasil menjuarai Liga Champions AFC (2013 dan 2015).

Belum lagi kebijakan Asosiasi Sepak Bola China yang sangat mempersulit klub membayar bintangnya.

Ketika wabah datang, penelitian astronomi besar itu berjalan lambat. Peraturan liga juga menetapkan batasan gaji bagi klub lokal untuk mengembangkan pemain bintangnya di tim nasional.

Di sisi lain, perubahan politik ini membutuhkan waktu untuk menyebar ke timnas China yang terus mencari cara terbaik untuk meraih pengakuan internasional, terutama dalam upaya merebut tiket Piala Dunia.

Tim Tiongkok hanya sekali memasuki Piala Dunia, yaitu pada tahun 2002. Mereka kalah tiga kali dari tiga pertandingan grup dan gagal mencetak gol.

Baca juga: China Vs Indonesia: Pengamat Sebut Qingdao Bukan Tantangan Bagi Garuda

Tim Garuda semakin tergigit

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *