Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

wegen india

fucan - Your Ultimate Sports Hub

tradedial

Mizoram Ground Water Authority

Whoogle Expo

Diduga Jadi Mata-mata untuk Iran, Pasangan Israel Ditangkap - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

Diduga Jadi Mata-mata untuk Iran, Pasangan Israel Ditangkap

TEL AVIV, KOMPAS.com – Rafael dan Lala Goliev, pasangan Israel, ditangkap polisi Israel pada Kamis (31 Oktober 2024) karena dicurigai menjadi mata-mata Iran.

Read More : Kenapa Mobil Listrik Tidak Boleh Diderek Sembarangan?

Keduanya ditangkap seminggu kemudian, sementara dua kelompok yang dicurigai bekerja untuk Iran juga ditahan.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh polisi dan badan keamanan internal Israel Shin Bet mengatakan bahwa “upaya Iran yang diblokir untuk merekrut warga Israel terus berlanjut”.

Baca Juga: Polisi Bandara AS Tangkap WNI Terkait Tuduhan Mata Uang Palsu

Dilaporkan bahwa dua warga negara Israel, pasangan dari kota Lod, terlibat dalam pengumpulan intelijen mengenai infrastruktur negara, situs keamanan dan melacak seorang akademisi perempuan.

“Warga Lod Rafael dan Lala ditangkap setelah menjalankan misi di Israel atas nama Iran dengan merekrut warga Israel dari negara-negara bule,” demikian pernyataan yang dikutip AFP.

Polisi mengatakan pasangan tersebut direkrut oleh warga negara Azerbaijan, Elshan Agayev, yang bertindak atas nama pihak berwenang Iran.

Selain itu, polisi juga mengklaim keluarga Lal sedang memata-matai situs sensitif di Israel.

Ini termasuk markas besar agen mata-mata Israel Mossad dan informasi yang dikumpulkan dari seorang akademisi yang bekerja di Institut Studi Keamanan Nasional di Tel Aviv.

Read More : Komisi Kejaksaan: Hukuman Penjara Belum Efektif Tekan Tingkat Kejahatan

Pada 22 Oktober 2024, polisi Israel mengatakan mereka telah menangkap tujuh warga Palestina yang diduga merencanakan serangan terhadap Iran di Yerusalem Timur yang dianeksasi Israel.

Sehari sebelumnya, polisi juga menangkap tujuh warga Israel asal kota Haifa karena dicurigai melakukan ratusan misi spionase atas perintah Iran.

Pekan lalu, dua warga Israel lainnya didakwa melakukan berbagai kejahatan setelah mereka diduga didekati oleh agen Iran dan diminta melakukan misi spionase.

Tak hanya itu, seorang warga Israel yang diidentifikasi sebagai Mordechai Maman asal kota pesisir Ashkelon ditangkap pada bulan September.

Baca juga: Banjir di Spanyol Tewaskan 95 Orang, Mobil Tercecer

Dia ditangkap karena dicurigai direkrut oleh Iran untuk merencanakan pembunuhan pejabat tinggi, termasuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *