Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

wegen india

fucan - Your Ultimate Sports Hub

tradedial

Mizoram Ground Water Authority

Whoogle Expo

Efek Kenakan "Makeup" pada Bayi, Salah Satunya Picu Iritasi - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

Efek Kenakan “Makeup” pada Bayi, Salah Satunya Picu Iritasi

KOMPAS.com – Baru-baru ini, video seorang bayi yang memakai riasan dewasa, antara lain bedak, pensil alis, eye shadow, lipstik, dan blush on, menjadi viral. Video seorang anak yang memakai riasan orang dewasa memicu perdebatan sengit karena kulit anak tersebut masih sangat sensitif. Lalu bagaimana pendapat dokter?

Read More : Apa Itu Usia Biologis dan Bagaimana Cara Mengetahuinya?

Dokter anak. Aisha Fikritama, Sp. Ia menjelaskan, kosmetik tidak dianjurkan untuk anak-anak karena berisiko menyebabkan iritasi kulit dan infeksi.

Struktur kulit anak-anak berbeda dengan orang dewasa. Lapisan kulit anak-anak sangat tipis. Jika anak-anak memakai riasan, kulitnya akan mengalami kekeringan, peradangan, kemerahan, kerutan dan masalah kulit lainnya. Elsa di Kompas.com.

Baca juga: Anak yang alergi susu berisiko mengalami keterlambatan tumbuh kembang dan gangguan tumbuh kembang

Elsa melanjutkan, efek produk kosmetik ini memang bisa terjadi pada orang dewasa, namun anak-anak lebih rentan karena struktur kulitnya belum terbentuk sempurna.

Menurut dr Aisha, ketika kulit bayi Anda menjadi keriput, maka sulit untuk menghasilkan sel-sel kulit baru. Kulit bayi Anda akan menjadi kusam dan bertekstur kasar.

Anak-anak harus diajarkan sejak dini untuk menjaga kebersihan kulit, seperti menggunakan sabun, sampo dan susu atau pelembab sebagai pengganti riasan.

“Kalau soal produk perawatan kulit anak, ada kelompok umurnya. Dari usia 2 hingga 6 tahun, anak-anak mulai belajar mandi dan berpakaian sendiri. Jadi sebaiknya mulai dengan produk sederhana untuk mengajari mereka kebersihan diri, meskipun itu diperlukan.” Misalnya sabun mandi, sampo, dan losion.

Read More : Waspada Sakit Kepala Hebat, Bisa Jadi Ciri Stroke

Dr Essie mengatakan penting untuk melembabkan kulit Anda karena membantu mempertahankan kelembapan, mencegah kulit kusam dan melawan radikal bebas.

Baca juga: Mengapa bayi yang lahir melalui operasi caesar memiliki daya tahan tubuh yang lebih lemah

Anak usia 7-12 tahun atau usia sekolah disarankan untuk menggunakan tabir surya sepanjang hari untuk melindungi kulitnya, terutama jika mereka sering beraktivitas di luar ruangan.

“Selain itu, anak juga bisa dikenalkan dengan sabun untuk mencuci muka,” tambah dokter. Elsa.

Dr Aisha menambahkan, untuk anak-anak di usia remaja, produk eksfoliasi dianjurkan untuk mengangkat sel kulit mati. Dengarkan berita dan pilihan utama kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda dan kunjungi saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *