JAKARTA, COMPAS.COM – Mantan Sekretaris Pencarian dan Badan Keagamaan (Sestama Basarnas) Max Ruland Bolkese dan bawahan dituduh merusak 20.444.580.000 RP atau 20,4 miliar RP.
Kerusakan itu disebabkan oleh dugaan korupsi staf 4 WD yang dihargai sebagai 42.558.895.000 RP dan 43.549.312.500 kendaraan pembawa penyelamat RP. Kedua proyek direalisasikan pada tahun 2014.
Komisi Pemusnahan Korupsi (KPK) Jaksa Penuntut Umum Richard Marpaung mengklaim bahwa undang -undang tersebut diadakan di Max Max Officer (PPK) Anjar Sulisiono dan CV Deliima Direktur Luar Biasa.
Pada hari Kamis, jaksa Richard akan diaktifkan oleh Pengadilan Korupsi Jakarta Tengah, “20.444.580.000 total kerugian keuangan negara bagian RP,” katanya.
Baca Juga: Kasus Korupsi Basarna, bermasalah konspirasi pasokan digital
Richard mengatakan jumlah uang yang dihabiskan untuk pembiayaan adalah 32.503.515.000 RP, dari jumlah pembayaran bersih 42,5 miliar rp dari 42 miliar pembelian mobil transportasi RP.
Jadi Richard memiliki 10.055.380.000 perbedaan RP atau lebih.
Sementara itu, hanya 33.160.112.500 RP yang digunakan untuk pembiayaan untuk pembayaran kendaraan penyelamatan bersih dalam jumlah 43.549.312.500 RP, sehingga perbedaannya disebabkan oleh 10.389.200000 RP.
Dua perbedaan kemudian dihitung sebagai bentuk kerugian negara sebesar 20.444.580.000 rp.
Richard, dugaan kehilangan negara, hasil ujian dalam perhitungan kerugian negara dalam pasokan mobil transportasi menyatakan laporan tentang hasil penyelidikan dan pasokan mobil seumur hidup untuk tahun keuangan 2014, katanya.
“Pada tanggal 26 Februari 2024, Badan Pengawasan Keuangan dan Pengembangan Indonesia (BPKP) dibuat oleh tim auditor.” Katanya.
Baca juga: TNI, meskipun itu adalah undang -undang tentang set TNI KPK mengungkapkan alasan untuk tidak membuat presiden Basarna mencurigakan
Dalam dakwaannya, jaksa KPK mengatakan Max adalah 2,5 miliar RP, yang menyebabkannya dan menyebabkan 17,94.580.000.
Ini, bersama dengan Pasal 65 KUHP (1), dituduh melanggar paragraf 2 KUHP. 1, par. 1, par. 1, par. Lihat berita Break dan berita yang telah kami pilih langsung di ponsel Anda. Pilih Akses Saluran Tempat Tinggal terpenting Anda ke WhatsApp –Canal: https://www.whatsapp.com/channel/0029vafpbedbpzjzrk13ho3d. Pastikan untuk menginstal WhatsApp.