SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

Genosida di Gaza: Amnesty International dan 14 Negara Siap Seret Israel ke Pengadilan

GAZA, sp-globalindo.co.id – Pada 5 Desember 2024, Amnesty International menuduh Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza, sebuah tuduhan yang didasarkan pada pelanggaran Konvensi Genosida 1948.

Tuduhan itu muncul setelah pecahnya perang pada 7 Oktober 2023 antara Israel dan kelompok militan Hamas.

Menurut laporan Amnesty, Israel telah melakukan tiga dari lima genosida terbesar di dunia, termasuk:

Baca juga: Israel memaksa pejuang MER-C Indonesia meninggalkan rumah sakit di Gaza Utara

1. Membunuh anggota geng.

2. Kerugian fisik atau mental yang merugikan.

3. Menciptakan kebiasaan-kebiasaan yang dapat merusak kelompok.

Amnesty menyoroti kebijakan Israel yang memutus pasokan air, bahan bakar dan bantuan kemanusiaan, serta penggunaan kelaparan sebagai senjata perang.

Serangan tersebut, yang menghancurkan rumah sakit, lahan pertanian dan ruang publik, dipandang sebagai upaya sistematis untuk menggusur rakyat Palestina. Reaksi internasional

Banyak organisasi seperti Al-Haq, Al-Mezan dan Center for Constitutional Rights (CCR) di AS mendukung klaim ini dan menunjukkan risiko nyata dari genosida.

Francesca Albanese, Pelapor Khusus PBB, mengatakan tindakan Israel adalah bagian dari proses kolonisasi jangka panjang terhadap para pemukim.

Baca juga: WHO: Butuh Waktu Bertahun-Tahun Selesaikan Evakuasi Medis di Gaza

14 negara, termasuk Belgia, Kolombia, Turki dan Mesir, berpartisipasi dalam pengaduan Afrika Selatan ke Mahkamah Internasional (ICJ).

Kasus ini menyerukan Israel untuk mengakhiri genosida dan meningkatkan bantuan kemanusiaan.

Meski ICJ memerintahkan Israel untuk mematuhi hukum internasional, namun hingga kini perintah tersebut belum terlaksana. Namun, serangan terhadap pekerja bantuan terus berlanjut, dan krisis Gaza semakin parah.

Baca juga: Israel Tolak Laporan Amnesty International Soal Pembantaian di Gaza

Perang terus menimbulkan banyak korban jiwa, terutama warga sipil, dan ribuan korban, termasuk anak-anak. Dengarkan berita terbaru dan berita pilihan kami di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk bergabung dengan saluran WhatsApp sp-globalindo.co.id: https://vvv.vhatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *