Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

wegen india

fucan - Your Ultimate Sports Hub

Balaji School of Sports Science - Sri Balaji University, Pune

tradedial

Mizoram Ground Water Authority

Whoogle Expo

Hari Ini, Menteri G7 Bahas Konflik di Timur Tengah dan Ukraina - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Hari Ini, Menteri G7 Bahas Konflik di Timur Tengah dan Ukraina

ROMA, KOMPAS.com – Para menteri luar negeri G7 bertemu pada Senin (25/11/2024) di dekat Roma, Italia untuk membahas Timur Tengah dan Ukraina.

Read More : 18 Tewas karena Berebut Naik Kereta Menuju Festival Keagamaan di India

Selain itu, para menteri G7 juga akan membahas surat perintah penangkapan yang dikeluarkan Pengadilan Kriminal Internasional terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan komandan tentara Hamas serta potensi dampaknya terhadap krisis di Lebanon dan Gaza.

Menurut Agence France-Presse, Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken akan menghadiri pembicaraan di Fiuggi dan Anagni dengan para menteri dari negara G7 lainnya.

Baca juga: Tentara Rusia Tangkap Mantan Tentara Inggris yang Berjuang untuk Ukraina

Mereka adalah Inggris, Kanada, Jerman, Prancis, dan Jepang. Penyelenggaranya adalah Antonio Tajani dari Italia.

Sesi pertama pada Senin sore akan dikhususkan untuk membahas situasi di Timur Tengah dan Laut Merah, khususnya upaya yang bertujuan mencapai gencatan senjata di Gaza dan Lebanon.

Satu sesi akan dihadiri para menteri dari Arab Saudi, Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab dan Qatar, selain Sekretaris Jenderal Liga Negara-negara Arab.

Tajani mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Kami meminta kehadiran mitra di kawasan untuk mendorong dialog dengan anggota G7.”

Ia menjelaskan bahwa “hanya bersama-sama kita dapat menemukan solusi konkrit yang dapat mencapai perdamaian dan stabilitas di kawasan.”

Pada perundingan hari kedua, pembahasan akan berpindah ke Ukraina dengan kehadiran menteri luar negeri yang dilanda perang, Andriy Sepiga.

Baca juga: Selain Jet Tempur, Taiwan Juga Melihat Balon China di Dekat Pulau tersebut

Para pejabat akan membahas cara-cara untuk terus mendukung Kyiv dan prospek inisiatif perdamaian dan rekonstruksi di masa depan.

Read More : Kesal 15 Pohon Pisangnya Dirusak, Ibu Ini Sandera Kerbau Tetangga

Pada hari yang sama di Brussel, duta besar NATO dan Ukraina akan mengadakan pembicaraan tentang peluncuran rudal hipersonik jarak menengah eksperimental Rusia.

Ketegangan di kawasan Asia Pasifik juga menjadi agenda pertemuan G7, dan Italia telah mengundang menteri luar negeri Korea Selatan, India, dan Filipina.

Para menteri G7 juga diperkirakan akan membahas krisis yang sedang berlangsung di Haiti dan Sudan, serta situasi politik di Venezuela.

Sebelumnya, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu, mantan Menteri Pertahanan Yoav Galant, dan pemimpin Hamas Muhammad al-Deif pada hari Kamis.

Hal ini merupakan respon atas tuduhan kejahatan kemanusiaan dan kejahatan perang dalam perang Israel melawan Hamas di Gaza yang dipicu oleh serangan yang dilancarkan gerakan Hamas Palestina pada 7 Oktober 2023 di Israel.

Israel dan sekutunya mengecam keputusan tersebut, namun Turki dan kelompok hak asasi manusia menyambut baik keputusan tersebut.

Baca juga: Amerika sedang menyiapkan rencana darurat untuk Taiwan

Beberapa negara mengatakan mereka akan mematuhi surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Kriminal Internasional dan akan menangkap Netanyahu jika dia memasuki wilayah mereka, sementara negara lain masih mempertimbangkan tanggapan mereka terhadap keputusan tersebut. Dengarkan berita terkini dan daftar berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *